11 orang dinyatakan sembuh dari Corona, Hari ini Ditemukan 2 orang Positif Corona

Wondama, Reportase Papua.com – kasus positif Covid-19 di kabupaten Teluk Wondama bertambah dua orang. Seorang adalah pelaku perjalanan dan  satu orang lagi merupakan pasien gawat darurat bergejala berat karena terpapar corona.

“Satu orang pelaku perjalanan yang hendak berangkat keluar Wasior, tapi karena Rapid Test reaktif. Tetapi pasien reaktif tersebut, tidak kita langsung periksa TCM karena terbatas cartridge, jadi sampelnya kita kirim ke Manokwari,” ujar Dokter Yoce Kurniawan Jubir Covid-19 Kabupaten Wondama dalam konferensi pers di ruang media center covid-19.

Yoce jelaskan, saat ini Rumah Sakit (RS) kehabisan alat pemeriksaan Tes Cepat Molekuler (TCM) Swab. Oleh sebeb itu semua sampel rakatif akan di kirim ke Manokwari untuk pemeriksaan PCR Swab. Termasuk sampel tenaga medis yang bertugas di RS isolasi dan tempat karantina.

“Cartridge saat ini sisa satu di RSUD, pelaku perjalana kita tidak periksa di Wasior sebab yang bersangkutan, tanpa gejala. Sehingga bukan prioritas untuk di lakukan pemeriksaan jadi kurang lebih ada 12 orang yang kita lakukan Rapid Test reaktif tidak kita lakukan pemeriksaan swab TCM di RS karena catridge terbatas lain hal dengan yang tadi sudah gejala berat atau parah. Termasuk rekan tenaga medis yang sangat beresiko terpapar kami lakukan skrining setiap 2 minggu dan syukur hasilnya tidak terlalu lama keluar. Hasilnya dari 41 orang hanya satu yang positif dan itu pelaku perjalanan dan kita sudah isolasi di BKD,”Ujar Yoce.

Lanjut, dokter menjelaskan, per tanggal 21 hingga 26 Oktober 2020 sebanyak 11 orang pasien positif corona di nyatakan sembuh dan telah di pulangkan ke rumah masing-masing termasuk bayi 21 hari yang terpapar corona dengan gejala berat.

“Kita sempat merawat pasien gejala berat yaitu bayi, sudah kita hanyatakan sembuh pada tanggal 21, puji Tuhan yang besangkutan sudah bisa keluar tanggal 21, kemudian tanggal 23 satu orang keluar, tanggal 24 ada 4 orang keluar, tanggal 25 ada dua orang keluar dan  tanggal 26  3 orang keluar,”ucap Yoce.

Guna penguatan kapasitas dan daya tampung, saat ini RSUD sedang mempersiapkan, ruang isolasi cadangan yang berlokasi di gedung Sasar Wondama, sementara ini masih dalam tahap perehapan dan akan diselesikan dalam waktu dekat ini. Dokter juga katakan, setiap ruang isolasi di pasangkan TV kabel dan juga pihak Gizi dari RS setiap harinya memberikan makan buah segar bagi pasien positif corona yang di rawat di RS Isolasi.

“Sementara kita sedang memprsiapkan ruang isolasi cadangan, dan renovasi. Saat ini di masing-masing ruangan sudah punya tv kabel dan dari bagian Gizi setiap hari berikan buah segar, sehingga membantu vitamin-vitamin yang kita berikan,”. Kata Yoce.

Dokter menjelaskan, penambhana kontak erat per tanggal 26 Oktober satu orang, total 591. Masih dalam pemantauan 13 orang  yaitu tenaga medis isolasi, selesai pemantauan 578 orang, suspek 24 orang, probable 17 orang, total yang di periksa PCR atau TCM Swab 590 orang, hasil negative 521 orang,  positif 69 orang.

Sembuh 64 orang, positif  69 orang meninggal positif corona 1 orang dan maninggal dengan corona 1 orang. “Saat ini yang dirawat di ruang isolasi 3 orang, untuk penambahan kasus dua orang ini, satu adalah pasien yang baru masuk ke UGD sore tadi dengan gejala berat sesak nafas dan batuk sudah satu minggu, Rapid reaktif dan Swab positif Corona,”tukas Yoce. (SR)

 

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

21,718FansSuka
2,735PengikutMengikuti
17,400PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles