JAYAPURA, Reportasepapua.com – Pemuda Maskey kota Jayapura dan keluarga, Resmi mendatangi Mapolda Papua untuk Membuat laporan Polisi terhadap 5 Rumah Sakit (RS) di Kota Jayapura yang menolak memberikan pertolongan pertama kepada korban lakalantas Hanafi Rettob.

“Malam ini saya bersama keluarga korban Lakalantas Almarhum Hanafi Rettob mendatang Mapolda Papua untuk membuat laporan secara resmi terkait proses penanganan korban yang terabaikan” terang ketua Pemuda Masyarakat Key (Maskey) Kota Jayapura Muhammad Musni Tawurtubun kepada wartawan,Rabu (29/6/2020).

Musni Menambahkan, Ada Lima Rumah Sakit di Kota Jayapura yang diduga Menolak almarhum, Sehingga korban tidak tertolong dan meninggal dunia.

“Empat Rumah Sakit sangat Dekat, Oleh karena itu dengan laporan ini kami berharap ada rasa keadilan yang diberikan kepada Almarhum maupun keluarga,terkait dengan pelayanan RS yang sangat tidak manusiawi,” ungkapnya.


” Laporan Polisi yang kami lakukan sudah dibuat ini, kami akan kawal sampai kami menemukan rasa keadilan, kalau 1 RS kami bisa maklumi tetapi ini 5 RS yang menolak saudara kami, kalau alasan Covid-19 kenapa RS Dian Harapan bisa menerima saudara kami untuk melakukan pertolongan pertama, sayangnya sesampai disana saudara kami sudah tidak bernyawa,” Tuturnya.

Ditambahkannya, Perlu diketahui juga masalah ini kami tidak hanya berakhir di Polda Papua, Besok kami akan rencana laporkan ke Ombudsman terkait pelayanan publik yang sangat kacau balau.

Almarhum Hanafi Rettob mengalami kecelakan Lalulintas (Lakalantas) di depan Bank Indonesia, Korban sempat dibawa ke 5 Rumah Sakit namun Diduga Mendapat Penolakan, sehingga terlambat mendapatkan pertolongan, hingga meninggal dunia. (redaksi Reportase)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here