JAYAPURA, REPORTASEPAPUA.COM – Pemerintah Kota Jayapura menggelontorkan bantuan beras sebanyak 98 ton kepada korban terdampak banjir di Kelurahan Hedam.

Sebanyak 15 kelurahan dan 1 kampung, yang terdiri dari 378 kepala keluarga dan 1750 ribu jiwa terdampak banjir pada 22 Februari 2019.

Kelurahan Hedam sendiri terdapat 825 kepala keluarga. Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Jayapura berakibat pada banjir yang menggenangi beberapa titik rawan.

“Pembagian beras kepada warga terdampak banjir di Kota Jayapura oleh Bulog disepakati 98 ton, saya harap beras ini bisa sampai ke warga, juga distribusinya agar diawasi kepala distrik dan beras ini gratis,” kata Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano pasca pembagian beras bantuan terdampak banjir di Aula Kelurahan Hedam, Distrik Heram, Kamis (14/3).

Penyerahan bantuan korban banjir tersebut telah berlangsung di beberapa kelurahan terdampak. Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura Irawadi, SSos mengatakan bahwa jatah pembagian beras bantuan yang disepakati Bulog Divre Papua dan Papua Barat adalah 98 ton, dari 100 ton jatah tahunan untuk korban bencana.

“Pembagian beras dirumuskan 0,4 Kg dikali 14 hari dikali jumlah jiwa korban banjir,” katanya.

Perihal titik banjir yang kian meluas, Benhur menegaskan bahwa Kota Jayapura sudah memiliki aturan pemetaan membangun bangunan.

“Wilayah Kota Jayapura sudah dipetakan sejak dahulu, mana titik yang boleh dibangun dan mana yang tidak. Pertumbuhan penduduk yang kian pesat membuat pembangunan tidak memperhatikan lingkungan, kawasan perbukitan, kali, sungai dan kawasan hijau lain telah dialih fungsikan menjadi lahan pemukiman,” katanya. (Stella)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here