JAYAPURA, Reportasepapua.com – Puluhan Pedagang Pasar Youtefa Lakukan Aksi Protes di kantor wali kota Jayapura, jumat (10/7/2020) mempertanyakan pembagian kartu negatif rapid tes yang sudah dibagikan namun diminta kembali oleh gugus tugas.

Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano mengatakan Pasar youtafa akan ditutup tiga hari mulai besok sabtu, minggu dan senin. “Selasa akan dibuka, biar masalah ini selesai. Dan nama hasil swab itu akan disampaikan, siapa yang positif dan negatif, nanti kartu yang sudah dibagikan yang negatif akan kami kembalikan,” Tegasnya.

Sementara itu Menurut Ketua Gugus Tugas Covid-19 di kota Jayapura Rustan Saru menjelaskan Pedagang pasar youtefa yang menanyakan bahwa ada kartu yang belum kami paraf.

“Untuk itu kami menerima dengan baik para Pedagang yang mempertanyakan kenapa kartu hasil swab sudah dibagi namun ditarik kembali padahal hasil negatif, Saya sebagai ketua gugus tugas menyampaikan permohonan maaf atas keteledoran petugas kami yang membagi kartu bebas swab negatif padahal hasil belum keluar itu kami meminta maaf sebesar besarnya,” Tegas Rustan.

Rustan mengakui ketika sidak kartu di pasar youtefa ada temuan kartu palsu yang dipakai oleh pedagang, maka akan diselidiki dan ditindak siapa pelaku tersebut. Rustan berharap pedagang bisa memahami dan mengerti kesalahan pembagian kartu dan hasil swab yang baru dikeluarkan.

“Kalau ada pedagang yang protes maka bisa tes ulang rapid tes maupun swab agar hasil. Pemerintah hanya membantu menolong warga agar tidak sakit dan tidak bertambah lagi jumlah yang positif di kota jayapura. Nama nama yang positif akan kami jemput untuk karantina untuk kepentingan kita bersama. Karena jika dia positif dan berjualan dia akan menularkan”. tuturnya

Ketua gugus tugas meminta Disperindagkop kota jayapura menutup lapak dagangan pedagang yang hasil swab positif. Adapun langkah langkah yang akan diambil oleh pemerintah kota dalam penutupan pasar youtefa tiga hari dan semoga masalah ini bisa cepat terasi dengan baik.

“sementara bagi pedagang yang positif kios dagangannya ditutup dan perintah walikota 3 hari kedepan pasar ditutup untuk bersihkan pasar dari covid. Menjemput 38 orang yang belum swab, dan menjemput yang positif yang belum dikarantina. Kurang lebih masih banyak yang belum di jemput. Ada kesalahan dalam pembagian kartu maka kami berharap pedagang bisa mengerti.” tutupnya (Stella)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here