MERAUKE, Reportasepapua.com – Korban penipuan dan penggelapan RA dan RH akhirnya bersuara, setelah keempat mobil yang direntalkan berpindah tangan. IG pelaku yang menyewa kendaraan di rental milik RA, diketahui belakangan telah menggadaikan mobil-mobil tersebut ke oknum anggota Lantamal XI Merauke.

Bertempat dikediamannya RA menuturkan. IG meminjam kendaraan sebanyak 3 unit dirental miliknya, mobil pertama yang disewanya jenis xenia pada tanggal 20 Mei. Melihat yang pelaku konsisten membayar biaya sewa setiap minggunya, korban kembali menyewakan jenis Rush pada 5 Juni sesuai permintaan pelaku.

“Dia mulai mogok pembayaran itu setelah mengambil mobil Rush dan janji melunasi 10 hari lagi, belum sempat dilunasi ternyata dia kembali menyewa 1 unit jenis Innova yang di ambil istrinya,” tutur Ra dengan nada kesal.

Dalam perjajian biaya kontrak satu unit kendaraan senilai Rp. 8.000.000/bulannya. Senada dengan RA yang juga menjadi korban penipuan, RH mengaku setelah ditelusuri mobil miliknya juga digadaikan ke oknum yang sama. “Kalau dihitung total kerugian kami mencapai ratusan juta.” Tegasnya.

Secara terpisah, Kasat reskrim Polres Merauke AKP Carrolland Ramdhani, S.IK, SH, MH, Saat di konfirmasi lewat telepon selular, membenarkan. Pihaknya sudah menerima laporan tentang adanya penggelapan empat mobil rental. “Saat ini pelaku sudah kami amankan pelaku dan sementara dalam proses pemeneriksaan,” terangnya.

Menanggapi kasus yang menyeret Onum TNI, Komandan Lantamal XI Merauke Brigjen TNI (Mar) Lukman Hasyim menjelaskan. Begitu menerima informasi pihaknya langsung berkoordinasi dengan Polres Merauke dan sementara masih dalam tahap pemeriksaan.

“Saya sudah memerintahkan Asintel dan Danpomal segera melakukan pemeriksaan, dan benar ada anggota kami yang tersandung masalah ini. Tapi perlu diketahui personel kami ini juga korban, karna niatnya membantu orang yang membutuhkan uang dengan alasan menggadaikan mobilnya,” terangnya.

Menurutnya, anggotanya itu kami tidak mengenal betul latar belakang IG, begitu juga dengan pemilik mobil kemungkinan tidak menyadari jika mobil yang di sewakan justru disalah gunakan.

“Beberapa anggota saat ini masih menjadi saksi dan silahkan diperiksa, kami tetap sportif apabila anggota saya bersalah akan saya tindak,” tegas Danlantamal. (Bobby)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here