WAMENA, Reportasepapua.com – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya kembali memberlakukan pembatasan aktivitas warga mulai 23 April hingga 6 Mei 2020 sejak pukul 06.00-12.00 WIT, setelah melihat perkembangan corona di Jayawijaya sejauh ini.

Hal itu diputuskan bersama setelah pemerintah daerah melakukan pertemuan dengan forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) Jayawijaya bersama tokoh agama, tokoh masyarakat dan Lembaga Masyarakat Adat (LMA), Minggu (19/4/2020) di halaman gedung dinas otonom Wenehule Huby.

Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua mengatakan, dengan adanya tiga kasus positif di Jayawijaya sejauh ini ditambah satu kasus positif berdasarkan hasil rapid tes seorang warga yang dirujuk dari Tolikara, sehingga memajukan waktu aktivitas warga harus dilakukan.

“Melihat perkembangan sejauh ini perlu ada pembatasan yang betul-betul dijaga, karena selama perpanjangan waktu pembatasan kebebasan masyarakat masih sangat tinggi, sehingga perlu dibatasi lagi hingga jam 12 siang,” katanya.

Untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat khususnya di distrik luar Wamena dan kampung-kampung, kata bupati akan dirapatkan sistem pendistribusian pada Senin (20/4/2020) bagi 40 distrik, 328 kampung dan empat kelurahan yang ada.

“Penyaluran logistik bagi warga di 40 distrik akan melalui setiap kepala kampung, kepala kelurahan yang ada karena merekalah yang mengetahui jumlah penduduk yang ada,” Tambah Banua.

Begitu juga bagi masyarakat di luar Jayawijaya yang ada di beberapa distrik, tetap akan mendapat bantuan tersebut karena kebanyakan sudah mempunyai KTP dan kartu keluarga Jayawijaya.

“Pengawasan pembatasan waktu kali ini akan lebih tegas sikap yang diambil ke masyarakat, dimana kepolisian, TNI maupun satpol PP akan melakukan sweeping yang ketat tidak seperti biasanya masih memberi toleransi bagi yang masih beraktifitas,” katanya.

Begitu pun bagi pelaku usaha baik kios maupun toko jika masih membuka tempat usahanya melewati batas waktu yang ditentukan, maka langsung diberlakukan pencabutan ijin usaha.

Sementara itu Ketua Tim Penanggulangan Covid-19 wilayah Lapago, Marthin Yogobi mengaku apa yang telah diputuskan pemerintah daerah Jayawijaya, dapat menjadi perhatian bersama pemerintah daerah pemekaran lainya di wilayah Lapago.

“Kami pun berharap dukungan dari sejumlah kepala daerah kabupaten pemekaran dalam rangka menanggulangi virus corona ini, baik itu dukungan dana maupun kebijakan yang telah diambil,” Tutup Yogobi. (Yanti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here