JAYAPURA, Reportasepapua.com – Adanya Pernyataan dari Benny Wenda dan Socratez Yoman yang mengatakan penembakan terhadap warga asing dilakukan oleh TNI dibantah dengan Tegas oleh Albert Ali kabiay.

Albert Ali Kabiay selaku Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pemuda Mandala Trikora Provinsi Papua kembali menanggapi kejadian penembakan (30/3) yang terjadi di Kawasan Kuala Kencana, Mimika, Papua (8/4).

Ali sangat menyesalkan pernyataan yang dibuat oleh dan Benny Wenda dan Socratez, beberapa waktu lalu, menurut Ali apa yang disampaikan itu adalah sebuah pembohongan terhadap publik, ini sebuah tindakan pidana yang merugikan orang lain atau dalam hal ini adalah TNI.

“Apa yang disampaikan keduanya adalah Berita Bohong dan Ujaran Kebencian terhadap TNI, Polda Papua agar melakukan penegakan hukum terhadap mereka, karena mereka ini kalau dibiarkan akan akan terus membangun opini yang membenci pemerintah,” terangnya.

Sebelumnya, keduanya menyatakan bahwa penembakan kepada 3 karyawan di Kuala Kencana PT. Freeport Indonesia dan menewaskan satu warga negara asli asal Selandia Baru adalah rekayasa TNI Polri.

Ali menegaskan bahwa pernyataan kedua orang itu tidak benar. Bahkan Ali juga menunujukkan bukti video yang menggambarkan tindakan membati buta oleh KKB di areal Kuala Kencana tersebut.

“Video ini menjadi salah satu bukti bahwa pernyataan dua tokoh tersebut telah merugikan orang lain, apa yang telah disampaikan oleh Benny dan Socratez itu tidak benar, bohong semuanya,” tegasnya.

Socratez selama ini mengaku sebagai Tokoh Agama, seharusnya tokoh agama itu memberikan edukasi yang baik kepada jemaatnya, bukan sebaliknya membangun rasa kebencian dari jemaatnya untuk melawan pemerintah. Sebagai orang yang tinggal di indonesia, Socratez lebih bisa memberikan masukan yang positif terhadap jemaat agar tidak tergiring opini yang meresahkan. (Redaksi Reportase)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here