Bank Mandiri di Papua Terapkan Protokol Hindari Virus Corona

0
156
e President PT Bank Mandiri Region XII Papua, Firman Wahyudi

JAYAPURA, Reportasepapua.com –Bank Mandiri Region XII Papua melalui unit Business Continuity Management (BCM) menerapkan protokol untuk mencegah penyebaran virus corona disease atau Covid-19.

Vice President PT Bank Mandiri Region XII Papua, Firman Wahyudi mengatakan, protokol yang diterapkan adalah mengutamakan keselamatan dibanding bisnis.

Ia menyebutkan, dengan konsep seperti itu, hal pertama yang dilakukan di bagian operasional.

“Ada 4 status untuk Covid-19, yaitu pertama, status normal artinya belum ada kasus Covid-19 di kota tersebut, kedua, status waspada di kota tersebut apabila sudah ada kasus, tapi bukan pegawai Bank Mandiri, ketiga, status siaga kalau sudah ada pegawai terpapar Covid-19, keempat, status awas kalau sudah ada pegawai dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) beraktivitas di luar rumah,” lanjut Firman.

Ia mengatakan, walau Pemerintah Provinsi Papua telah menetapkan status Siaga Darurat untuk wilayah Papua hingga 17 April 2020, namun Firman menilai kondisi perkotaan masih normal.

Kendati begitu, pihaknya tetap memperhatikan hal – hal pencegahan penyebaran Covid-19.

“Kita menjaga jarak antar pegawai, lalu orang yang akan masuk ke Bank Mandiri dicek suhu tubuhnya, yang diatas 37,5 derajat celcius tidak boleh masuk di kantor termasuk di banking hall kantor cabang, karena ini membahayakan pegawai,” ucap Firman.

Bank Mandiri telah menerapkan hal tersebut dan itu wajib dilakukan untuk menjaga diri. Namun ia menyayangkan sikap arogansi salah satu nasabah yang tetap memaksa masuk dengan suhu tubuh di atas 38,5 derajat.

“Tetap kita layani, namun dilakukan di luar bank, uang setorannya tetap diterima oleh petugas keamanan bank yang diteruskan ke teller di dalam bank,” jelas Firman.

Pihaknya konsen terhadap bahaya Covid-19 ini, oleh sebab itu, selain protokol untuk nasabah, manajemen juga memberlakukan untuk karyawan atau pegawai Bank Mandiri terutama dibagian teller dan petugas pengisi uang di mesin ATM.

“Untuk pegawai Bank Mandiri bagian teller dan petugas pengisi uang ke mesin ATM wajib menggunakan sarung tangan karet dan masker. Di setiap meja juga telah disediakan cairan pembersih tangan, selain itu setiap pegangan pintu dibersihkan menggunakan disinfektan satu jam sekali,” ujar Firman.

Untuk layanan setoran dan penarikan tunai, Firman mengatakan, masih berjalan seperti biasa, namun ia menyarankan nasabah melakukan transaksi non tunai untuk menghindari penyebaran Covid-19. (Ananda)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here