Barisan Merah Putih Menolak Siapa saja Organisasi Penggerak Ideologi Separatisme di Papua

0
147

JAYAPURA, REPORTASEPAPUA.COM – Ketua Barisan Merah Putih , Ramses Ohee Menolak Dengan Tegas Segala Bentuk Organisasi Apapun yang bertujuan melakukan kegiatan Papua Merdeka.

Ramses Mengaku bahwa Semangat sumpah pemuda harus tetap ada di generasi muda karena generasi muda adalah pilar penerus bangsa dan negara. Pengetahuan Pemuda Papua dikaitkan dengan sejarah sumpah pemuda yang melahirkan Bangsa Indonesia semakin lama semakin dilupakan sejarahnya padahal tiga pemuda asli Papua a.n Abner Ohee, Aitai Karubaba, dan Orpa Pallo turut mengikuti Konggres Sumpah Pemuda II tahun 1928.

“Setiap hari semakin marak saja didengungkan pemutar balikan fakta dan perusakan dan pengelabuan pola pikir dan kebenaran untuk memisahkan Papua dari Indonesia. Seperti ketidakikutsertaan pemuda Papua dalam kongres pemuda yang melahirkanSumpah Pemuda, hingga ketidak absahan hasil PEPERA,” Tegas Ramses.

Dirinya Menambahkan Banyak orang, terutama dari masyarakat asli Papua sendiri, tidak mengetahui bahwa ada beberapa pemuda Papua ikut hadir dan menjadi saksi peristiwa bersejarah sumpah Pemuda tersebut. Sumpah Pemuda 1928 sangat penting karena pemuda-pemudi dari seluruh wilayah jajahan Hindia Belanda sepakat untuk berikrar bertumpah darah satu, tanah air Indonesia, berbangsa satu, bangsa Indonesia, dan menjunjung tinggi bahasa persatuan yakni bahasa Indonesia.

“Wilayah Papua sangat luas oleh karena itu harus dipersatukan dengan ideologi yang mengikat seluruh komponen bangsa, yakni ideologi Pancasila. Ideologi yang tidak sesuai dengan Pancasila sebagai nilai-nilai luhur bangsa baik itu kilafah maupun OPM Separatis tidak boleh ada karena dapat merusak persatuan dan kesatuan masyarakat,” Tambahnya.

Barisan Merah Putih akan secara keras dan Terus menerus menolak ideologi separatisme yang terus disuarakan oleh kelompok-kelompok anti pancasila dan NKRI yakni KNPB dan ULMWP. Kelompok tersebut telah memperdaya anak muda Papua sehingga terjadi kekerasan dan kerusuhan di Papua seperti terjadi Beberapa waktu yang Lalu.

Ondoafi Ramses juga Berterima kasih kepada Bapak Presiden RI, yang terus menerus memperhatikan rakyat di Prov Papua. Kehadiran Presiden RI di wilayah Papua sangat penting karena dapat mengangkat harkat dan martabat masyarakat Papua. Masyarakat Papua yang tinggal paling jauh dari Ibu Kota Negara merasa tetap diperhatikan sebagai anak bangsa yang satu rasa dengan anak bangsa dari Provinsi lainnya. (Redaksi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here