JAYAPURA, Reportasepapua.com – Walikota Jayapura, Benhur Tommi Mano (BTM) mengancam akan mencopot jabatan kepala distrik dan kelurahan jika terbukti main-main dalam membagikan bantuan sembako dari Presiden RI, Ir. Joko Widodo.

Ada 5000 paket bantuan dari Istana Presiden yang dikirimkan untuk dibagikan kepada warga Kota Jayapura.
BTM merincikan dalam satu paket bantuan dari Istana Presiden yang dibagikannya itu terdapat 10 Kg beras, 1 rak telur, 1 liter minyak goreng, 1 Kg gula pasir dan teh.

“Saya tidak akan segan-segan mencopot kepala distrik dan kelurahan yang terbukti bermain dalam bantuan ini, karena saya juga mempertaruhkan jabatan saya kepada Presiden” tegas BTM saat membagikan 5000 paket bahan pokok bantuan Presiden RI, Joko Widodo di Distrik Jayapura Utara, Selasa (27/05).

BTM juga tidak ingin ada warga Kota Jayapura yang membuat surat terbuka kepada Presiden RI bahwa warga Kota Jayapura belum mendapatkan bantuan.

“Sekali lagi saya tekankan kepada camat dan lurah agar tidak pilih keluarga dan tetanga dekatnya saja untuk menerima bantuan ini. Bantuan ini harus tepat sasaran karena masih banyak warga yang lebih membutuhkan. Dengar baik-baik, kalau anda melakukan salah salah, saya copot dari jabatan” tegasnya lagi.

Hal ini ditegaskannya karena dari 29 kabupaten/kota yang ada di Provinsi Papua hanya Kota Jayapura saja yang mendapatkan bantuan ini.
“Oleh sebab itu saya minta kepada Camat, lurah dan RT/RW jangan buka beras ini untuk dikurangi, bagikan langsung kepada warga yang membutuhkan” Pungkasnya. (yurie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here