JAYAPURA, Reportasepapua.com – Sebanyak 843 petugas kebersihan DLHK di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura menerima bantuan sembako tahap II.

Dalam penyerahan itu, Wali Kota Jayapura Dr Benhur Tomi Mano, MM menyoroti kebersihan di sudut kota. “Saya belum puas dengan kebersihan Kota Jayapura, kota ini masih kotor, tidak sebanding dengan petugas yang direkrut, tidak sebanding dengan peralatan yang diberikan. Bantuan tahap I sudah dibagi tapi sudut kota ini masih kotor,” katanya di halaman gedung Otonom Kantor Wali Kota Jayapura, Rabu (8/7/2020).

BTM Juga Meminta Petugas Kebersihan Khususnya Truk Tidak Boleh Mabuk, karena akan dipecat jika ketahuan. ” Kalau ada laporan saya pecat,” Tegasnya.

Sementara itu, Pemerintah Kota Jayapura juga menyerahkan peralatan kerja dan APD secara simbolis yang brsumber dari DPA DLHK TA 2020 senilai Rp. 1.887.397.000. APD tersebut terdiri dari baju kaos lapangan lengan panjang sebanyak 567 buah, mantel hujan sebanyak 748 buah, rompi sebanyak 270 buah, sarung tangan sebanyak 574 buah, alat garuk sebanyak 600 buah, alat serok sebanyak 501 buah, sekop sampah sebanyak 500 buah, masker mebulizer dewasa sebanyak 1.530 buah, terpal sebanyak 100 buah, topi lapangan sebanyak 400 buah dan beberapa alat kebersihan lain.

Selain itu bantuan kepada petugas kebersihan sampah di rumah sakit, pada bak sampah, dan rujukan pasien covid isolasi diberikan berupa DID khusus covid 19 senilai Rp. 494.124.000. Bantuan trrsebut berupa masker medis 3M, kaca mata, sarung tangan, sepatu boot, pelindung wajah, plastic sampah medis, pakaian hazmat, alat penyemprot, disinfektan dan helm pelindung kepala. Penyerahan ini diberikan kepada buruh sapu sebanyak 341 orang dan buruh babat 93 orang. (Stella)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here