JAYAPURA, REPORTASEPAPUA.COM – Demonstrasi yang berakhir anarkis dan ricuh pada 29 Agustus 2019 berdampak pada kerugian besar bagi beberapa warga di Kota Jayapura. Wali Kota Jayapura Dr Benhur Tomi Mano, MM beberapa waktu lalu telah menyerahkan data korban terdampak aksi demonstrasi yang menelan kerugian mencapai Rp 92 Milyar lebih.

“Kami sudah serahkan data korban terdampak demonstrasi anarkis ke Menteri PUPR, kemarin di Yonif sudah serahkan ke Kapolda Papua, diteruskan ke Kapolri lalu ke Panglima TNI. Kemudian data korban juga sudah diserahkan ke Gubernur Papua. Total kerugian mencapai Rp 92 Milyar lebih,” katanya pasca menandatangani Deklarasi Kesepakatan Bersama dalam Rangka Menjaga Papua Tanah Damai di SwissBell Hotel, Kamis 5 September 2019.

Wali Kota berharap deklarasi ini tidak hanya berakhir di selembar kertas, melainkan ada aksi nyata di tanah Papua khususnya di Kota Jayapura. Kemudian, Perda demonstrasi sudah jelas diatur, namun menurut Wali Kota harus ada pengawalan lebih agar tidak mengganggu kepentingan banyak orang. Ia menyesalkan aksi demo damai yang berakhir anarkis dan rusuh.

“Puji Tuhan selama Kapolri dan Panglima berkantor di Papua sudah berangsur normal dan kondusif kembali. Pendidikan sudah berjalan seperti biasa, ekonomi sudah lancar di mana pasar-pasar sudah membuka tokonya,” katanya.

Kapolri Jenderal Polisi Prof Drs H Tito Karnavian, MA, PhD juga menyampaikan bahwa bantuan akan segera disalurkan. “Wali Kota sudah mendata korban kerugian dan sudah dilaporkan ke Menteri PUPR Basuki Hadimuljono yang sudah menyiapkan anggaran untuk memperbaiki fasilitas umum secepat mungkin,” katanya pasca deklarasi tanah Papua damai.

Ia juga telah berkoordinasi dengan Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, bahwa data dari Wali Kota Jayapura sudah saya sampaikan dan paling lambat Senin / Selasa / Rabu beliau akan datang berkunjung ke Papua untuk membantu korban terdampak. (STELA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here