WONDAMA, REPORTASEPAPUA.COM – Wujudkan Integritas kerja yang nyata serta pelayanan prima kepada masyarakat, dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dan Dinas Kesehatan Pemkab Teluk Wondama gelar penandatangan Momerandum of understanding (Mou), di perkantoran Senin, (29/7).

Penandanganan MOU tersebut guna memberikan pelayanan yang lebih komplit kepada masyarakat mengenai pelayanan persalinan di rumah sakit didukung dengan pembuatan kelengkapan data identitas diri kelahiran dan kematian.

Bupati kabupaten Teluk Wondama Bernadus A Imburi mengatakan  MoU ini merupakan bukti pelayanan prima pemerintah yang akan terus diwujud nyatakan. “Hal ini sangat baik dan ini merupakan wujud prima pelayanan kita kepada masyarakat,  saya sangat mendukung pelayanan ke dua dinas tersebut, dan sadar bahwa kita sementara melangkah menuju kepada perubahan,” kata Imburi

Bupati juga berharap apa yang akan dilakukan oleh Dikdukcapil dan dinas Kesehatan ini tidak berjalan sesaat saja tetapi terus menerus dan berkelanjutan.  “saya harap upaya pelayanan prima yang kita telah sepakati bersama ini tidak hanya saat ini saja tetapi terus menerus kita lakukan yang terbaik, saya sangat sepakat dengan kata yang muda diingat atau istilah yang telah didesain secara rapi “Doaku Hidup Mati Penting” yang artinya Dokumen kependudukan Hidup mati Penting,” Tukas Bupati.

Sementara itu di tempat yang sama, kepala Dikdukcapil Wondama, Eddyson Kabiay yang ditemui awak media menambahkan dengan adanya penandatanganan kesepakatakn kerja itu, dinasnya akan menyediakan pelayanan terpadu.

“setiap anak yang lahir di rumah sakit, petugas capil kita langsung berikan  KIA, mengisi data anak di dalam KK dan memberikan akta kelahiran setelah anak tersebut lahir di RSUD atau puskesmas, sehingga mereka tidak lagi repot-repot mengurus identitas tersebut, begitu bayi lahir, petugas capil langsung membuat KIA, KK dan Akta kelahiran dari anak yang baru lahir,’ Ucap Kabiay.

Hal yang sama dikatakan kepala dinas kesehatan dr. Habel Pandelaki yang memberikan apresiasi pada kesepakatan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat juga menumbuhkan minat kesadaran masyarakat melakukan persalinan di rumah sakit agar memiliki jaminan kesehatan tetapi juga mengantongi identitas diri yang lengkap. “selain kami berikan pelayana kesehatan juga jaminan keselamatan ibu dan bayi dapat kita tangani dengan baik tetapi juga mereka memiliki identitas diri secara lengkap, memang saat ini kita ada punya 13 puskesmas namun kita baru terapkan ini di Puskesmas Wasior, Wondiboy dan RSUD Teluk Wondama, selain itu kita juga menyediakan handuk bayi sehingga bayi lahir ada semacam hadia kelahiran buat bayi tersebut,” Tutupnya. (solfi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here