Bupati Imburi Minta Penyelenggara Pimilukada Hemat Anggaran

WONDAMA, Reportasepapua.com – Guna menindaklanjuti peraturan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, tentang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) di Indonesia, pemerintah daerah Kabupaten Teluk Wondama akan mempersiapkan sarana dan prasarana guna menunjang tahapan Pilkada di tengah pandemi Covid-19.

Dalam hal ini lebih kepada Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker, handsanitizer, sarung tangan serta APD lainnya yang diperlukan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), Polri dan TNI dalam melaksanakan tahapan Pemilu Pilkada.

Meski ada APD hibah dari daerah, terutama dari gugus tugas pencegahan dan penanganan Covid-19 kabupaten Wondama kepada penyelenggaran Pemilukada, namun Bupati Kabupaten Teluk Wondama, Bernadus A Imburi meminta agar KPU, Bawaslu dan juga Polres melakukan evisiensi anggaran Pemilukada, mengingat situasi pandemic Covid-19 saat ini masih merajalela dimana-mana dan belum ada kepastian kapan Covid-19 berakhir.

“APD akan dihibahkan kepada KPU, Bawaslu dan Polres tinggal bagaimana diatur dengan baik sesuai peruntukannya, evisiensi anggaran patut jadi perhatian kita bersama karena belum ada informasi resmi kapan wabah atau virus ini berakhir,” ujar Imburi, ketika memimpin rapat koordinasi pekan lalu di gedung sasana karya perkantoran Rasiei.

Oleh sebab itu, Imburi mengimbau kepada seluruh jajarannya, terutama tim gugus tugas kabupaten Wondama agar segera berkoordinasi dengan para penyelengara Pemilukada untuk menghitung kebutuhan atau keperluan APD sepanjang Tahapan Pemilukada dumulai sampai selesai.

“Sekda dan jajaran segera berkoordinasi dengan penyelenggara Pemilukada, hitung kebutuhan penyesuaian sarana prasarana termasuk penyediaan barang pinjam pakai sesuai dengan ketentuan pemerintah,” ujar Imburi.

Ketua KPU kabupaten teluk Wondama Monika Else Sanoi pada kesempatan itu menjelaskan saat ini KPU kabupaten teluk Wondama hanya mengajukan penambahan Anggaran untuk APD selama tahapan Pemilukada dimulai hingga selesai, anggaran yang diajukan itu berkisar miliaran rupiah.

“Kita ajukan lagi kurang lebih Rp.4 miliar rupiah untuk belanja APD namun telah kami lakukan evisensi angaran lagi hingga menjadi Rp.3 miliar 100 juta rupiah dan tahapan pemilu menggunakan APD serta seluruh anjuran protokol kesehatan akan dimulai pada 24 Juni 2020,”Ujar Monika.

Sebelumnya diketahui anggaran KPU untuk Pemilukada sebesar Rp.30 miliar rupiah sesuai dengan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Pemkab Wondama

Guna penyesuaian pengamanan Pemilukada Kapolres Teluk Wondama AKBP Yohanes Agustiandaru, SH, S.IK.MH katakan pihaknya masih menunggu jadwal tahapan Pemilukada dari KPU guna penyesuaian kebutuhan anggaran APD.

“Kami belum bisa putuskan ada penambahan atau tidak sebab kami masih menunggu jadwal tahapan Pemilukada dari KPU, tetapi yang pasti kami butuh APD untuk Pengamanan Pemilukada bagi anggota kami yang ditugaskan,” ujar AKBP Yahones Agustiandaru

Sebelumnya diketahui sesusiai dengan NPHD Polres Wondama mendapat alokasi anggaran Pemilukada sebesar Rp.5 miliar rupiah.

Sementara masih di tempat yang sama pula ketua Bawaslu kabupaten teluk Wondama Menahen Sabarofek katakan demi penghematan anggaran di tengah Pandemi Covid-19 Bawaslu tidak mengajukan penambahan anggaran. Bawaslu hanya membutuhkan APD dalam proses pengawasan Pemilukada hingga selesai.

“Kami tidak mengajukan penambahan anggaran lagi demi penghematan evisiensi di tengah Pandemi Covid-19, namun yang kami butuhkan saat ini adalah APD, oleh sebeb itu kami hanya minta pemda menyediakaan APD untuk kami gunakan selama tahapan Pemilukada berjalan, kami akan maksimalkan Rp.10 miliar ripiah yang sudah ada”ujar Sabarofek.

Diketahui Bawaslu Kabupaten Wondama mendapat alokasi anggaran sebesar Rp.10 miliar rupiah. (SR)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

22,041FansSuka
2,820PengikutMengikuti
17,900PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles