JAYAWIJAYA, Reportasepapua.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Jayawijaya Mengikuti Instruksi Gubernur Papua dan MUI , Akhirnya dapat Memastikan, bahwa tidak ada pelaksanaan Shalat Idul fitri 1441 Hijriah di Wamena. Hal ini Setelah Menerima surat keputusan dari Gubernur Papua dalam pencegahan, penanggulangan Covid -19, sehingga dipastikan untuk Shalat Ied dilaksanakan dirumah masing-masing warga sesuai protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua SE M.Si saat ditemui di Kantor Otonom Wenehule Huby Wamena, Mengakui bahwa memang semula Direncanakan untuk melakukan Shalat Ied di 3 Masjid yang memiliki Halaman, namun hari ini Pemerintah Jayawijaya mendapat keputusan dari Provinsi lewat Wakil Gubernur Papua untuk meniadakan Shalat Ied.

“Kami baru melakukan Video Konfrence dengan wakil Gubernur Papua dan hasilnya untuk Shalat Ied ditiadakan demi menjaga penyebaran covid -19 di jayawijaya,” Katanya Pada Wartawan, rabu (20/5).

Banua menambahkan, Jika untuk shalat Idul Fitri tahun ini pemerintah mengimbau untuk melakukannya dirumah masing -masing bersama dengan keluarga, sehingga tidak dilakukan secara massal.

“Mungkin tiga tempat yang direncanakan ini juga tidak bisa kita berikan ijin untuk pelaksanaan sholat Idul Fitri, dan kami pemda Jayawijaya hanya menindak lanjuti keputusan pemerintah Provinsi Papua.” Tambahnya.

Banua Memastikan tak bisa melanggar keputusan yang dibuat oleh Gubernur Papua, sehingga ini bukan hanya untuk Jayawijaya tetapi untuk seluruh Papua, Bahwa umat Sholat Ied dirumah. (yanti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here