KEEROM, REPORTASEPAPUA. COM – Sesuai petunjuk Pemerintah Pusat dalam rangka penaganan Covid- 19, tidak hanya dari sisi kesehatan tetapi perlunya dilihat terhadap jaring pengaman social. Untuk itu, Pemerintah Daerah Kab Keerom telah menyediakan jarring mengaman social bahan bahanan (Bama) berupa paket Sembako sebanyak 19. 000 ribu untuk masyarakat di Kabupaten Keerom.

Bahkan Pemda Keerom telah menyalurkan Bahan Makanan (Bama) kepada Masyarakat Keerom dan kali ini Bupati Keerom bersama DPRD Kab Keerom dan para Pimpinan OPD kembali menyerahkan paket sembako kepada masyarakat diwilayah Distrik Waris, Kab Keerom, Jumat (22/5).

Pada penyerahan paket sembako untuk wilayah Distrik Waris dilakukan secara simbolis di Distrik Waris Keerom yang diterima langsung para kepala Kampung se- Distrik Waris.

Bupati Keerom MUH Markum, SH. MH.MM mengatakan, tegah pandemic Covid- 19 Pemerintah daerah Kabupaten Keerom telah menyediakan paket bahan makanan (Bama) berupa sembako sebanyak 19.000 kepala keluarga (KK) yang ada diwilayah Kabupaten Keerom untuk dapat membantu masyarakat di Kab Keerom.

Selain itu, pemberikan paket sembako ini dilakukan selama tiga bulan kedepan, sehingga diharapkan masyarakat Keerom tetap menjaga kesehatan dan disarnkan agar tinggal dirumah, bekerja dari rumah, hindari kerumunan, pakai masker dan selalu cici tangan pakai sabun dengan air yang mengalir. “ Apabila ini dipatuhi mata rantai Covis- 19 dapat diputus. Mari kerja bersama- sama untuk melawan penyebaran Covid- 19 di Kabupaten Keerom,”ujar Markum.

Untuk pendistribusian bahan makanan (Bama) kepada masyarakat, masyarakat tetap tinggal dirumah, kerana ada tim yang mengantar langsung ke rumah- rumah . bahkan pendistrubusian bahan makanan (Bama) dikawal langsung TNI dan Polri agar tetap sasaran.

Markum menambahkan, untuk paket sembako 19 .000 ini dari Pemda Kabupaten Keerom untuk masyarakat Keerom. disamping itu Markum juga memerintahkan kepada para Kepala Kampung yang ada di Kabupaten Keerom dapat menggunakan Dana Desa (DD) untuk penaganan Covid- 19. “ untuk besaran dana desa dapat digunakan sebesar 35 persen hingga 60 persen. Kebijakan itu dari Pemerintah Pusat hingga Kabupaten,”bebernya.

Sementara itu Ketua DPRD Kab Keerom Bambang Mujiono, SE mengatakan, untuk pengaman jaring social Pemda Keerom bersama DPRD Keerom telah menyepakai bersama dengan mengalokasikan dana untuk penaganan Covid- 19 sebesar 50 Milyar seperti penaganan kesehatan maupun jarring social. “ ini merupakan bentuk perhatian kepada masyarakat Kabupaten Keerom. mari bersama- sama melawan Covid- 19 dan memutus mata rantai penyebaran Covid- 19 di Kab Keerom,”ungkap Bambang. (Rhy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here