JAYAPURA,Reportasepapua.com – Bupati Lanny Jaya, Befa Jigibalom berharap Bulog berikan 100 ton beras kepada pemkab setempat agar masyarakat bisa secepatnya mendapat bantuan sembako.

“Ini kan bantuan dari pemerintah provinsi papua untuk semua kabupaten/kota, tetapi sampai hari ini kepengurusan nya itu terlalu berbelit-belit, ” Katanya.

Menurutnya, pemerintah provinsi papua harus mengambil kebijakan khusus bagi masyarakat di pegunungan, kendati warga yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) di wilayah nya masih sedikit.

Disini, lanjutnya urus Kartu Keluarga (KK) dan KTP itu susah, dan kami sendiri di kabupaten Lanny jaya memiliki 17.680 Kepala Keluarga yang sudah tersave.

” yang sudah tersave itu saya bagikan masing-masing mendapat empat juta dan sembako yang cukup, sebenarnya 100ton itu mau ditambah untuk kasih ke masyarakat Lanny Jaya yang ada di Wamena dan Jayapura akan tetapi pengurusan nya dari Bulog terlalu dipersulit, ” terang Bupati Lanny jaya, Befa Yigibalom saat telekonfrens bersama Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal beserta jajarannya, Kamis (21/05).

Ia berharap, pemprov untuk mengambil kebijakan sesuai dengan kondisi saat ini, ” pemerintah kabupaten Lanny jaya sendiri sudah mengalokasikan beras sebanyak 800 ton dalam masa pandemi Covid-19, kok 100 ton saja dari Bulog bikin susah kita, ” sambungnya.

Bersamaan dengan itu, Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal menyampaikan bahwa pihaknya akan bersurat kepada Bulog setempat untuk memberikan 100ton beras kepada pemkab Lanny Jaya.

” yang terpenting adalah, masyarakat menerima bantuan sembako lalu disuruh tanda tangan, isi nama lengkap lalu difoto dan biodata lengkap tersebut dikirim ke pemerintah provinsi untuk ditindak lanjuti, ” tegas wagub. (Berti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here