Bupati Markum : Jangan Ada Diskriminasi Terhadap Pasien Covid-19

0
171
Bupato Keerom, Muh. Markum.

KEEROM, Reeromreportasepapua.com – Sampai saat ini ada 4 orang di Kabupaten Keerom telah dinyatakan Positif Covid- 19 dan ke empat orang tersebut dalam penanganan dokter dirumah sakit rujukan di Jayapura.

Untuk itu Bupati Keerom MUH Markum mengharapkan kepada masyarakat di Kabupaten Keerom untuk tidak diskriminasikan terhadap pasien Covid- 19. Tetapi pasien Covid- 19 diberikan semagat, sikap toleren kerana kita semua adalah bersaudarah. Begitu juga terhadap keluarga pasien Covid- 19 untuk tidak diskriminasi.

Hal itu diungkapkannya kepada wartawan saat ditemui usai menyerahkan bantuan bahan makanan (Bama) bagi masyarakat Kampung Jaifuri Arso 3, Distrik Skanto, Kabupaten Keerom, Senin (20/4).

“ Pasien Covid- 19 kita harus terus memberikan semagat agar sembuh dari penyakit Covid- 19, Bukan malah diskriminasi baik itu pasien maupun keluarganya,”ungkap Markum.

Untuk itu Markum mengharapkan kepada masyarakat di Kabupaten Keerom selalu waspada dan menjaga kesehatan. Menjaga diri dengan mencuci tangan pakai sabun, jaga jarak dan tetap menggunakan masker saat keluar rumah dan tinggal dirumah. “ apabila itu dilakukan Covid- 19 jauh dari kita,”bebernya.

Sementara itu Juru Bicara Covid- 19 Keerom dr. Ronny Situmorang meminta kepada masyarakat di Kabupaten Keerom untuk tidak mendiskriminasikan maupun mengintimidasi terhadap pasien Covid- 19, apalagi orang yang belum pasti. “ dari data yang ada positif Covid- 19 di Kabupaten ada 4 orang, dari 4 orang yang dinyatakan positif Covid- 19 untuk tidak mengdiskriminasi tapi mereka harus diberikan semagat agar bisa sembuh dari penyakit Covid- 19,”ujar Ronny.

Untuk kunci utama mencegah penyebaran Covid- 19 berdiam dirumah, apabila keluar dirumah agar menggunakan masker. “ kalau bertemu teman atau siapa saja paling tidak harus berjarak dua meter agar saat berbicara dengan orang tidak sampai dan jatuh. Kalau kita bersentuhan jangan lupa mencuci tangan dirumah, pakai masker dan jaga jarak, jangan kontak langsung dan lain sebagainya,”bebernya. (Rhy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here