Coretan dan Ludah Pinang Penyebab Jembatan Merah Ditutup !

0
510

JAYAPURA, REPORTASEPAPUA.COM – Jembatan Youtefa yang dibuka sebagai pengalihan arus lalu lintas atas perbaikan jalan Entrop, ‘dinodai’ aksi vandalisme di railing dan trotoar. Wakil Wali Kota Jayapura Ir H Rustan Saru, MM sangat menyayangkan tindakan tersebut.

“Jembatan yang sementara hanya dibuka satu sisi selain menimbulkan kemacetan karena banyak pengguna jalan memarkirkan kendaraannya, permasalahan lain yakni pengguna jalan membuang sampah sembarangan dan membuang sampah ke laut. Bahkan sudah ada coretan atau vandalisme di railing atau rangka,” katanya di ruang kerja Wakil Wali Kota Jayapura, Rabu, 2 Oktober 2019.

Merespon kejadian tersebut, Wakil Wali Kota mengatakan pihak kepolisian akhirnya harrus menutup akses perlintasan jembatan. Pihak berwenang menutup akses jembatan karena masih dalam tahap uji coba. Dikhawatirkan jika tetap dibuka untuk umum akan menimbulkan masalah seperti kerusakan yang tak diinginkan dikemudian hari. Pihak kontraktor selaku pelaksana proyek harus bertanggung jawab atas kerusakan yang terjadi selama belum diresmikan, maka pihak berwenang menutup akses jembatan untuk sementara.

Wakil Wali Kota menyesalkan tindakan sejumlah warga pengguna jalan yang berkumpul, berkerumun ataupun berhenti untuk memarkirkan motor dan mobil di pinggir jalan. Jembatan Youtefa dan Ring Road Hamadi yang belum secara resmi dioperasikan ini harus dibuka untuk umum untuk sementara, merespon perbaikan jalan pemasangan box culvert di Entrop.

“Seharusnya aset kita yang juga ikon Kota Jayapura dijaga dan dirawat dengan baik. Jangan mencoret jembatan, jangan kita cemarkan laut di teluk Youtefa. Untuk itu, karena sudah dianggap mengganggu kepentingan umum dan menimbulkan kemacetan yang semestinya tidak perlu macet, karena kesalahan kita selaku pengunjung,” katanya. (STELA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here