Delegasi DPRP Manfaatkan Waktu Bertemu Dengan Mahasiswa Papua

0
48

JAYAPURA, REPORTASEPAPUA.COM – Saat melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke luar negeri, dalam rangka peringatan 70 tahun hubungan bilateral Indonesia -Amerika Serikat, pada 14-18 September 2019, delegasi DPR Papua juga memanfaatkan waktu untuk bertemu Konsulat Jenderal (Konjem) RI di San Fransisco, California, Amerika Serikat, Simon DI Soekarno bersama para mahasiswa Papua yang kuliah di negara bagian California, 15 September 2019.

Delegasi DPR Papua yang dipimpin Wakil Ketua I DPR Papua, Edoardus Kaize, didampingi Ketua Komisi II DPR Papua, Herlin Beatrix Monim, SE, Anggota Komisi II DPR Papua, Jus Jefry Kaunang, SE yang juga Ketua Fraksi Demokrat DPR Papua, Sekretaris Komisi I DPR Papua, Mathea Mamoyao dan Anggota Komisi II DPR Papua Kope Wenda.

Selain itu, juga dihadiri, Sekretaris DPR Papua, DR Juliana J Waromi, SE, MSi, bersama Kepala Biro Perekonomian Setda Papua, Dra Rika Monim, MM, Kasie Permodalan KSP Dinas Koperasi Papua, Mahadma Gandhi Waromi dan staf serta staf ahli DPR Papua, Yohanes Fajar Kambon, Sjultje Leine Singal dan Marthen L Yewen.

Konjen RI di San Fransisco, Simon D.I. Soekarno mengatakan, kehadiran dan keterlibatan delegasi dari Provinsi Papua memberi warna positif sebagai cermin keberagaman dari etnis, adat istiadat serta kebudayaan yang ada di Indonesia.

Selain ikut serta dalam pameran kebudayaan, DPR Papua juga sangat berterima kasih, sekaligus mengapresiasi respon positif para mahasiswa Indonesia yang berasal dari Papua yang menampilkan tarian khas Papua yakni tarian Yospan dalam ‘Indonesia Day’, peringatan ke 70 hubungan RI – AS itu.

Selaku Konjen RI di San Fransisco, Simon Soekarno mengatakan, jika di Amerika Serikat pada umumnya, nama Papua relative banyak yang telah mendengar dan mengetahui. Namun, perihal hasil kreasi kerajinan local, tarian khas bahkan serta berbagai pernak-pernik lokal lainnya belum banyak diketahui oleh para warga San Fransisco.

Oleh karena itu, dalam momentum Indonesian Day ini diharapkan menjadi kesempatan untuk Papua dalam memperkenalkan, sekaligus mempromosikan beragam potensi yang ada di Provinsi Papua.

Simon Soekarno, menambahkan bahwa orang Amerika sangat suka dengan olahraga ataupun wisata alam. Namun Keindahan Papua akan memberikan nilai tinggi bagi Papua dalam menarik, tidak saja para wisatawan untuk hadir. Melainkan, para investor pun diyakini akan juga melirik Papua sebagai destinasi investasi masa depan.

Terkait studi anak-anak Papua di Negara bagian California, lanjut Simon Soekarno, sebagai pribadi maupun selaku Konjen RI di San Fransisco, pihaknya melihat bahwa para anak muda Papua yang studi di California khususnya adalah asset bangsa yang wajib untuk dijaga dan didampingi.

“Melalui Pensosbud di Konjen San Fransisco, kami secara intens membangun komunikasi kepada mereka agar keberadaan mereka di tanah rantau tidak justru menghadapkan mereka dalam berbagai kesulitan,” ujar Konjen Simon Soekarno.

Sebaliknya, lanjut Simon, Konsulat Jenderal sebagai wakil pemerintah Indonsia di San Fransisco, maupun Los Angeles akan tetap menjadi orang tua mereka yang tidak saja menjaga, tapi juga membina serta memastikan bahwa keberadaan maupun aktivitas mereka akan senantiasa dalam jaminan pemerintah Indonesia.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPR Papua, Edoardus Kaize, SS menyampaikan terima kasihnya kepada Simon Soekarno, selaku Konjen RI di San Fransisco yang dengan keramahtamahannya menyambut rombongan Delegasi DPR Papua di Kota San Fransisco.

“Hal ini tentu sebagai sambutan hangat yang sangat kami apresiasi. Kam menyampaikan terima kasihnya untuk adanya kesempatan bagi DPR Papua untuk berpartisipasi langsung dalam kegiatan budaya Indonesia Day itu,” kata legislator Papua itu.

Apalagi, kata Edo Kaize, sapaan akrab Politikus PDI Perjuangan ini, bahwa kegiatan itu bertujuan mengenalkan public internasional tentang ragam budaya, kekhasan keindahan alam Papua dan keunikan hasil kerajinan khas rakyat Papua telah menjadi kewajiban kultural kita di tengah dunia global, sehingga DPR Papua mengapresiasi gagasan pameran internasional itu.
Selain mengikuti event yang digagas Konjen RI di San Fransisco, lanjut Edo Kaize, DPR Papua memiliki agenda lain yakni mengunjungi dan bertemu para anak-anak muda Papua yang sedang menempuh pendidikan tinggi di Amerika Serikat.

“Terhadap anak muda Papua yang ada di San Fransisco, kami menyambut baik niatan Konjen RI untuk juga terus membimbing dan mendampingi para anak muda itu,” ungkap Edo Kaize.

Menurut Edo Kaize, kemajuan suatu bangsa akan sangat ditentukan seberapa banyak kaum terdidik lokal yang cukup mendapat ilmu dan bersedia total mengabdi bagi kemajuan daerahnya;

Untuk itu, selaku pimpinan DPR Papua, Edo Kaize meminta agar sejumlah putra dan putri Papua yang sedang mengenyam pendidikan di State California agar tetap mendapatkan perhatian pihak Konjen RI.

“Perhatian ini antara lain dapat berupa pendampingan, bahkan advokasi manakala ada diantara mereka yang terjerat persoalan hukum,” ujar Edo.

Bahkan kata Edo Kaize, jika ada diantara mereka yang mungkin terlibat dalam urusan politik tertentu, pihaknya meminta agar hal itu tidak justru membuat Konjen RI sebagai wakil pemerintah pusat untuk mengabaikannya.

“Tapi, kami berharap agar dengan situasi tersebut, pihak Konjen dimana pun itu justru merangkul dan membimbingnya untuk tetap mengutamakan orientasi studi sebagai haluan primernya,” imbuhnya. (TIARA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here