Dewan Adat Keerom Mendukung Ditundanya Tahapan Pemilu 2020

0
113

KEEROM, REPORTASEPAPUA. COM – Sesuai surat edaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia Nomor 179 Tahun 2020 tentang  penundaan tahapan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati maupun Walikota dan Wakil Walikota se- Indonesia Tahun 2020 dalam upaya pencegahan penyebaran Covid- 19.

Dengan adanya surat edaran tersebut, Masyarakat Adat Keerom sangat mendukung apa yang menjadi keputusan KPU RI tentang penudaan tahapan Pemilihan baik itu Gubernur, Bupati maupun Walikota se- Indonesia Tahun 2020. Kerana Virus Corona (Covid -19) sangat berbahaya bagi masyarakat Indonesia, sehingga lebih baik jika pelaksanaan tahapan Pemilu Tahun 2020 ditunda.

Hal itu dikatakan Ketua Dewan Adat Keerom (DAK) Servo Tuamis didampingi Wakil Ketua II DAK Keerom Anto Sumel kepada Reportase Papua. Com saat ditemui di kediamanya, Kampung Arso Kota, Distrik Arso, Kab Keerom, Jumat (27/3).

“ dengan situasi darurat Corona (Covid -19) di seluruh Indonesia, lebih baik ditunda tahapan pelaksanaan Pemilu baik itu Gubernur, Bupati dan Walikota se- Indonesia. Apa yang keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI tentang penundaan Pemilu 2020, kami mewakili masyarakat adat yang ada di Kabupaten Keerom sangat mendukung penundaan Pemilu 2020, kerana Kabupaten Keerom salah satu yang akan melaksanakan Pemilihan Umum (Pemilu) Bupati dan Wakil Bupati Keerom  Tahun 2020,”beber Servo Tuamis.

Untuk itu diharapkan kepada seluruh lapisan masyarakat Keerom untuk tidak mengadakan kegiatan social kemasyarakatan dengan melibatkan massa dalam jumah banyak baik ditempat umum maupun dilingkungan sendiri dan tetap tinggal dirumah. Selain itu masyarakat Keerom tetap tenang dan tidak panic serta meningkatkan kewaspadaan dilingkungan masing- masing dan selalu mengikuti inpormasih yang dikeluarkan pemerintah.

“ tidak terpegaruh dengan adanya penebaran berita- berita dengan sumber yang tidak jelas (HOAX) yang dapat menimbulkan keresahan dimasyarakat. Tetap menjaga jarak dan hindari berjabat tangan,”pesannya.

Oleh kerana itu diharapkan seluruh masyarakat Kabupaten Keerom dapat mengetahui dan mempatuhui oleh seluruh adat masyarakat Keerom dengan sebaik- baiknya. (Rhy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here