Dewan Minta Dinas Terkait Usulkan Anggaran Kelanjutan Pabrik Betatas

0
15

JAYAPURA, REPORTASEPAPUA.COM – Anggota Komisi II DPR Papua bidang Perekonomian, Mustakim HR menyatakan pihaknya telah meminta dinas terkait mengajukan kembali anggaran untuk pembangunan pabrik betatas di Kabupaten Keerom.

Diakui, memang dalam anggaran 2017, DPR Papua mengangarkan Rp 7 miliar untuk pembangunan infrastruktur di pabrik betatas itu. Namun dinas teknis yang melaksanakan pembangunan itu mungkin terlambat melalukan proses lelang hingga pengerjaan, sehingga anggaranya tidak habis semua.

“Kalau tidak salah hanya satu unit tempat rumah mesin dan barak karyawan yang dibangun di sana dan untuk kelanjutannya kami sampaikan kepad instansi terkait untuk mengajukan anggaran dalam pembahasan APBD 2020,” ungkap Mustakim belum lama ini.

Padahal seharusnya, lanjut Mustakim, pembangunan pabrik betatas itu mesti diselesaikan. Jika tidak dilanjutkan akan menjadi bangunan muzabir karena anggaran yang dikeluarkan untuk pembangunan sejak awal sudah miliaran.

“Kalau pabrik ini hadir tentu berdampak positif pada petani kita karena tepung betatas ini banyak turunannya untuk diolah menjadi bahan baku makanan,” ujarnya.

Apalagi kata Mustakim, potensi tepung betatas cukup menjanjikan tidak hanya untuk lokal juga bisa dikirim ke luar daerah bahkan luar negeri.

Dikatakan, seperti! saat Komisi II berkunjung ke Jawa Tengah beberapa waktu lalu, melihat pabrik betatas di wilayah itu. Keterangan yang didapat jika permintaan untuk produk tepung betatas cuku tinggi.

“Saat kami kunjungan ke Jawa Tengah, mereka di sana menyatakan kewalahan melayani permintaan. Permintaan tinggi tapi bahan bakunya susah. Jadi ini potensi yang bisa dimanfaatkan,” pungkasnya. (TIARA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here