SENTANI, Reportasepapua.com – Tim Paniki Polsek Sentani mengamankan TG (23) terduga pelaku pencurian di BTN Permata Hijau Sentani, Sabtu (15/02).

Penangkapan terhadap TG yang saat itu tengah berada di salah satu kopleks Jl. Tabita dipimpin langsung oleh Ketua Tim Paniki, Aipda Agus Patang.

Hasil penangkapan tersebut polisi satu unit handphoe Xiaomi Redmi 3 yang merupakan barang bukti diamankan dari tangan TG.

Ketua Tim Paniki menjelaskam, Kasus pencurian yang merugikan korban/pelapor Markus Rumbino (31), bersama 4 temannya terjadi di perumahan BTN Permata Hijau jalan Tabita Sentani Kabupaten Jayapura pada tanggal (01/02) sekitar pukul 02.00 wit dini hari, dimana korban saat itu bersama teman – temannya baru saja selesai mendokumentasikan kegiatan adat Sentani kemudian beristirahat.

Sekitar pukul 05.00 WIT dini hari salah seorang temannya yang juga saksi terbangun dan melihat pintu rumah sudah terbuka sebagian, serta melihat barang – barang mereka telah hilang.

Barang – barang milik pelapor ke 4 temannya yang berhasil di gasak TG berupa 1 handphone Iphone 7+, Uang Cash Rp. 3.700.000,- , 1 laptop Asus Rog, 1 kamera Sony Alpha 6300+fix lensa, 1 kamera Theta 360, 2 buah tas backpak Eiger, 1 handphone Redmi Xiomi 3, 1 laptop Macbook Pro dan charger, 1 handphone Asus Max Pro, 1 alat rekam zoom H6N, 2 Hard disk, 1 Flash disk 16 GB, headphone audio Teckbica M 30x, 1 tas Torch, 1 kamera Sony A6500, 1 kamera Sony A5100, 1 kamera Sony AX53, 1 Lensa Sony 16-105 Mm, 1 Lensa Sony 50 Mm, 1 Lensa Sigma 16 Mm, 1 laptop Chowi Aerebook, 1 Zoom Hin, 1 lensa Sigma 30 Mm, 1 handphone Xiaomi Redmi Note 10 pro, 1 handphone Redmi 3x, 1 STNK motor Scoopy dan 1 buah tas kecil Screamous yang kerugian ditaksir sekitar Rp.100.000.000.

“berdasarkan laporan polisi yang dibuat korban maupun saksi kami melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap terduga pelaku TG (23), ditangan terduga pelaku diamankan juga salah satu barang bukti yang telah hilang dicuri berupa 1 unit Hanphone Redmi Xiomi 3,” jelasnya.

Lanjut Aipda Agus Patang, dari hasil introgasi terhadap terduga pelaku GT (23) mengaku membeli handphone tersebut dari 2 orang temannya (sudah diketahui identitasnya), tinggal di sekitar lokasi penangkapan di jalan Tabita, handphone tersebut dibeli dengan harga Rp. 850.000,- (delapan ratus lima puluh ribu rupiah), diketahui juga terduga pelaku merupakan anggota kelompok KNPB wilayah Sentani yang menjabat sebagai koordinator lapangan, hingga saat ini masih dilakukan pengembangan dan pemeriksaan secara intensif terhadap terduga pelaku yang mana keterangannya masih berubah – ubah. Tutup Ka Tim Paniki. (yurie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here