Dishub Papua Siapkan 800 Kendaraan untuk Menunjang PON XX

JAYAPURA, Reportasepapua.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Papua menyiapkan 800 unit mobil untuk menunjang penyelenggaran Pekan Olahraga Nasional 2020.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua, Recky Ambrau 800 unit mobil ini telah diakomdir oleh pihaknya berdasarkan tahun pembuatannya.

Meski kendaraan 800 kendaraan ini masih tergolong baru pihaknya akan tetap melakukan pengecekan secara menyeluruh terhadap kendaraan-kendaraan teserbut.

“ Setelah kita akomodir tahun pembuatan baru kita masuk di ramcek, setelah di ramcek baru kita bisa pastikan yang bisa digunakan dan yang tidak bisa digunakan, jadi tidak asal kita gunakan, katanya.

Dia mengatakan untuk penggunaan kendaraan dalam iven-iven besar seperti PON dan lain sebagainya itu sudah ada aturannya.

“ untuk tipe mobil dan keluaran tahun berapa yang akan di gunakan itu memang sudah ada peraturannya dan jelas kita akan ramcek, kalau istilah ramcek di perhubungan adalah pemeriksaan keseluruhan mulai dari administrasinya, teknisinya, rem, ban, aki, semuanya diperiksa” tambahnya.

Selain 800 kendaraan yang akan digunakan untuk menunjang PON XX, adapun kendaraan yang akan digunakan oleh Kementerian Olahraga, namun kata dia hal tersebut tidak perlu dikhawatirkan.

“kalau kendaraan untuk kementrian sama sekali tidak ada masalah karena 627 unit mobil sudah disiapkan tinggal menunggu proses pegiriman ke Papua saja pada saat penyelenggaraan PON, “ terangnya.

Ditanya terkait transportasi lokal, ia menjawab yang jelas atlit dan official itu hanya disediakan bus untuk transportasi lokal nya.

“ bus itu diperuntukan bagi atlit dan official tidak bisa diganggu gugat, tidak bisa dipindahkan ketempat lain, karena itu nanti bisa kacau, jadi kami sudah siapkan dengan dari kementerian perhubungan bus khusus hanya untuk atlit dan official saja, “ Ujar ia

Perlu diketahui juga bahwa bus dari kementerian ada dua jenis yaitu bus yang 24 seat dan bus yang 17 seat. “kenapa ada perbedaan karena disesuaikan dengan kondisi jalan kita di Papua, ada yang bisa dilewati bus besar ada yang tidak bisa sehingga hasil kajian dilapangan pihak kementrian dengan kami maksudnya agar semua bus dapat dipergunakan, nah kalau semua bus datang besar nanti ada yang tidak dipergunakan, “ Jelas Recky. (Berti)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

21,718FansSuka
2,736PengikutMengikuti
17,500PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles