Jayapura, reportasepapua.com – Ditengah pandemik virus corona atau covid-19 yang sedang mengancam dunia termasuk Indonesia, bahkan ke pelosok Papua memang dapat menimbulkan rasa takut yang mendalam serta kecemasan diantar kita semua,

Namun untuk mencegah virus corona ini makin berkembang, Pemerintah Provinsi Papua telah menerapkan Social Distance atau pembatasan sosial dalam mencegah penyebaran virus tersebut.

Berkaitan dengah hal itu, sebagai bentuk kepedulian terhadap mahasiswa dan Mahasiswi, Anggota DPR Papua dari daerah pemilihan Merauke, Asmat dan Mappi, Siti Susanti, SE mengunjungi asrama mahasiswa Merauke, Asmat dan Mappi yang ada di Kota Jayapura, dan sekaligus memberikan bantuan bama kepada adik-adik mahasiswa itu.

Politisi Gerindra Papua ini memberikan bantuan bama berupa, beras, mie instan, minyak goreng, telur, sabun dan dana untuk membeli kebutuhan sayur serta lauk pauk lainnya.

Pemberian bantuan ini dilakukan selama dua hari, sejak Kamis 2 April 2020 hingga Jumat, 3 April 2020.

“Bantuan ini ke asrama Merauke putra-putri, kemudian asrama mahasiswa Mappi dan Asmat. Bantuan bama yang kami berikan ini, karena melihat kondisi yang menimpa negeri kita saat ini, yakni adanya pandemi covid-19 di Papua, ya tentunya juga sangat berdampak bagi adik-adik mahasiswa kita yang lagi berdiam diri di asrama, sesuai instruksi pemerintah tidak boleh kemana-mana, jika tidak ada keperluan yang mendesak, “kata Siti Susanti ketika dihubungi Reportase Papua lewat via selulernya, Minggu (5/4).

Lanjut dikatakan, pihaknya pun berupaya untuk bisa membantu keadaan mahasiswa dalam kondisi yang ada saat ini, dimana mereka juga sedang melakukan karantina wilayah.

“Ini sebagai bentuk perhatian kami sebagai wakil rakyat dari adik-adik mahasiswa yang berasal dari Merauke, Mappi dan Asmat untuk dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan mereka. Semoga bantuan ini dapat digunakan sebaik mungkin dalam beberapa bulan kedepan, karena aktivitas mereka sehari-hari juga sangat terbatas, sehingga dengan adanya bantuan bama ini, mereka tidak perlu keluar asrama lagi untuk membeli, keperluan sehari-hari,” ujar Susanti yang nota bene istri dari Wakil Bupati Merauke.

Apalagi kata Susanti, adik-adik mahasiswa mereka juga jauh dari keluarga dan orang tua, sebab orang tua mereka didaerah masing-masing pun terkena wabah corona, sehingga tidak bisa datang mengunjungi anak-anak mereka lantaran adanya karantina wilayah ini.

“Meskipun tidak banyak saya bisa membantu mereka untuk bisa menjalankan hari-hari mereka di asrama, tapi paling tidak stok makanan mereka ada dan tidak kekurangan,”ucapnya.

Untuk itu, Anggota Komisi II DPR Papua bidang Perekenomian ini menghimbau kepada para mahasiswa dan juga masyarakat umum lainnya, untuk tetap di rumah, tetap waspada, tetap menjaga diri dan selalu menerapkan hidup sehat.

“Jadi makan, makanan yang sehat, juga olahraga. Seperti imbaun pemerintah tetap menjaga kebersihan dengan melakukan cuci tangan. Karena dengan begitu kita bisa menjaga diri kita dan menjaga orang lain, ” tuturnya.

Selain itu kata Siti Susanti, social distance-nya juga harus terus dilakukan. Bahkan untuk saat ini tidak boleh kumpul-kumpul dulu.

“Ini dilakukan supaya kita bisa memutus mata rantai penyebaran covid-19 ini. Memang virus ini sangat kecil, tidak dapat dilihat tapi dapat mematikan, “tandas Susanti.

Untuk itu, sekali lagi ia berharap kepada para mahasiswa juga mahasiswi, bahwa mereka bisa melakukan apa yang sudah diterapkan oleh Pemerintah Provinsi Papua.

“Sehingga kedepannya kita semua bisa menjalankna hidup sehat seperti yang sudah dianjurkan oleh pemerintah untuk kita tetap menjaga diri kita dan lingkungan kita. Dan mereka bisa menjadi contoh untuk masyarakat yang lain, bahwa penyebaran virus corona ini sangat berbahaya, sehingga mereka juga bisa menganjurkan kepada masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan mereka,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here