Dua Jenderal Langsung Evaluasi Keamanan Wamena Pasca Adanya Penusukan Warga

0
277
Minggu Pagi Ini Kapolda Papua, Dan Pangdam Xvii Langsung Menuju Wamena, Kabupaten Jayawijaya Untuk Mengecek Situasi Dan Kondisi Wamena Pasca Adanya Pembunuhan. (foto/ist)

JAYAPURA, REPORTASEPAPUA.COM – Pasca Tewasnya Satu Orang Tukang Bangunan Asal Toraja Sabtu Malam, Minggu Pagi Ini Kapolda Papua, Dan Pangdam Xvii Langsung Menuju Wamena, Kabupaten Jayawijaya Untuk Mengecek Situasi Dan Kondisi Wamena Pasca Adanya Pembunuhan. Kapolda Dan Pangdam Serta Bupati Memastikan Wamena Sudah Aman Dan Polisi Masih Mengejar Pelaku Penusukan Warga Ini.

Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw, Pangdam 17 Cenderawasih, Mayjend Herman Asaribab Begitu Mengetahui Adanya Penusukan Warga Asal Toraja Di Wamena Langsung Menggunaan Hercules Menuju Wamena Kabupaten Jayawijaya.

Setibanya Di Wamena Dua Jendral Anak Asli Papua Ini Langsung Melakukan Rapat Bersama Bupati Kabupaten Jayawijaya Jon Banua, Di Aula Kodim Wamena.

Usai rapat selama satu jam, kapolda papua mengatakan pelaku memanfaatkan ruang yang tak dijaga aparat diwamena sehingga kejadian penusukan terjadi, sehingga ini menjadi evaluasi bagi aparat untuk menciptakan tindakan nyata melalui patroli dan razia serta penjagaan dilokasi yang rawan.

“Mereka Memanfaatkan Ruang Kosong itu dan Itu akan Jadi evaluasi Kami sehingga Kami akan terus tingkatkan Patroli dan Barier serta Lakukan Razia Sajam,” Tutur Paulus.

Sementara Itu Pangdam XVII Cenderawasih. Mayjend Herman Asaribab Mengaku Pihaknya Akan Melakukan Tindakan Represif Bagi Siapa Saja Yang Ingin Mengacaukan Wamena.

“Kami sudah Rapat dan Kami Akan Tindak Tegas Bagi siapa saja yang Ingin Kacaukan Wamena,” Tegas Pangdam.

Hal serupa dikatakan Bupati jayawijaya. Jon Banua mengaku pihaknya akan terus berkoordinasi dengan aparat Tni Polri.

“Kami akan usaha terus hingga Situasi diwamena benar benar aman serta pihaknya juga menganggarkan lewat apbd pembangunan pos pos tni dan polri untuk mengantisipasi adanya kejadian penusukan maupun kekerasan lainnya,” Tutupnya.

Peristiwa Penikaman Terhadap Deri Datu Padang , 30 Tahun, Suku Toraja Terjadi Pada Sabtu Malam Dimana Deri Bersama 5 Orang Rekannya Menggunakans Sepeda Motor Baru Saja Pulang Dari Lokasi Pekerjaan Di Kampung Wouma Saat Melintas Ditusuk Oleh Dua Orang Tak Dikenal.Rekan Korban Kemudian Membawa Korban Ke Rs Namun Tidak Tertolong Karena Kehabisan Darah Akibat Luka Tusuk Di Perut. (REDAKSI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here