SERUI, REPORTASEPAPUA.COM- Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi mengalami kelangkaan di Kota Serui. Kondisi ini pun dikeluhkan masyarakat setempat yang mengaku kesulitan mendapatkan bahan bakar tersebut.

Merespon keluhan masyarakat, Pemerintah Kepulauan Yapen langsung melakukan pengecekan ke PT Pertamina Cabang Serui. Pengecekan dipimpin Sekretaris Daerah, Ir. Alexander Nussy, MM untuk mengetahui penyebab langkanya BBM bersubsidi.

“Saya telah meperintahkan Asisten III Setda Bidang Administrasi Umum untuk melakukan koordinasi dengan Kepala Cabang PT Pertamina, Tbk . Dari hasil koordinasi tersebut, ternyata kuota khusus BBM subsidi, seperti Premium dan Solar terbatas,” kata Alex, Selasa (31/12).

Pertamina telah menyiapkan Pertalite dan Dexlite sebagai pengganti BBM bersubsidi untuk memenuhi permintaan masyarakat. “Pertalite dan Dexlite tersedia di SPBN Serui Laut dan Cina Tua. BBM ini tidak bersubsidi, namun memiliki kualitas lebih bagus dari Premium dan Dexlite,” terangnya.

Dia pun meminta masyarakat agar tidak menimbun BBM bersubsidi. “Jangan melakukan penimbunan dan belajar untuk mengerti kebutuhan masyarakat di Kepulauan Yapen,” pesan Alex

Pihak PT Pertamina Cabang Serui sendiri menyebut tidak menambah kuota BBM Bersubsidi karena telah sesuai alokasi APBN. Namun, Pertamina memastikan pasokan BBM Non Subsidi mencukupi kebutuhan masyarakat di Kepulauan Yapen.

Pertamina juga telah membentuk Satgas untuk memantau penyaluran BBM Bersubsidi. Meskipun masih terjadinya kelangkaan BBM Bersubsidi hingga menimbulkan pertanyaan bagi Pemerintah Daerah. (Andre Woria)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here