JAYAPURA, Reportasepapua.com – Pimpinan dan anggota Komisi IV DPR Papua bidang Infrastrusktur jalan dan jembatan mengunjungi proyek pembangunan jalan dan jembatan lingkar Yabaso, Sentani Kabupaten Jayapura, Selasa (30/6/2020).

Dalam kunjungan itu dipimpin Ketua Komisi IV DPR Papua, Herlin Beatrix Monim, SE didampingi Sekertaris Komisi IV Sinut Busup,ST.,M.Si, serta beberapa Anggota Komisi IV DPR Papua yakni, Jansen Monim,ST.,M.M, Boy Markus Dawir, SP, H Abu Hanifau Asso, S.Sos, Mesak Magai, S.IP., M.Si, Herman Yogobi, Alfred F Anouw,S.IP. dan Apeniel Sani.

Setelah melihat secara langsung kondisi pembangunan jalan dan jembatan lingkar Yabaso itu, Komisi IV DPR Papua meminta kontraktor yang mengerjakan proyek pembangunan jalan dan jembatan lingkar Yabaso, Kabupaten Jayapura, segera menyelesaikan pekerjaannya.

Anggota Komisi IV DPR Papua, Boy Markus Dawir, SP mengatakan, jika proyek pembangunan jalan dan jembatan lingkar Yabaso itu, merupakan proyek multiyear. Sehingga kontraktor tidak perlu menunggu lagi.

Sehingga kata Boy Markus Dawir, hal ini perlu diseriusi bersama agar pembangunannya cepat terselesaikan. Mengingat tempat pelaksaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2021 nanti akan diseleggarakan di Kabupaten Jayapura.

Namun, Politisi Partai Demokrat yang akrab disapa BMD itu pun mengakui, jika anggaran untuk pekerjaan itu baru cair pada Juni.

“Ya memang kita sadari bahwa tahun ini telah terjadi pemangkasan anggaran besar-besaran. Tetapi kami harap kontraktor karena proyek ini multy year, jadi tidak usah tunggu. Kan anda sudah menang tender dan tanda-tangan kontrak. Jadi ini bukan barang yang dijanji-janji dan tidak ada dalam APBD Papua. Ini ada dalam penetapan APBD Papua. Sehingga saya minta kontraktor tuntaskan, kan kalau sudah selesai 100 persen di 2020 – 2021, ya tinggal menagih saja,” kata BMD kepada sejumlah wartawan, Selasa (30/6).

Apalagi ungkap BMD, jalan lingkar Yabaso ini dibuat untuk menunjang pelaksanaan PON XX, sehingga penyelesaiannya perlu didorong bersama.

“Jadi jalan lingkar Yabaso dari Netar ke Bandara Sentani ini perlu keseriusan kita bersama. Baik untuk penanganan jalan, jembatan dan juga normalisasi sungai. Ini tiga hal pekerjaan yang perlu diseriusi,” tandas BMD.

Boy Markus Dawir menambahkan, dengan hadirnya jalan lingkar Yabaso ini dapat mengurai kemacetan. Mengingat pada 2021 mendatang, Papua terlebih khususnya Kabupaten Jayapura akan menjadi salah satu cluster penyelenggaran PON XX.

“Karena saat ini kepentingan kita adalah PON dan kontraktor sudah tanda tangan dan siap selesaikan pekerjaan, sehingga mau tidak mau, suka tidak suka rekanan harus tuntaskan pekerjaan ini. Supaya kita dapatkan ruas jalan baru menuju Bandara Sentani,” tekannya. (tiara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here