JAYAPURA, Reportasepapua.com – Jenasah 12 Prajurit yang gugur didalam Kecelakaan Helikopter MI 17 sudah berhasil di evakuasi ke Jayapura dan saat ini masih dilakukan Otopsi di RS Bhayangkara Kotaraja Jayapura.

Komandan Korem 172/PWY Kolonel Inf J. Binsar Parluhutan Sianipar mengatakan evakuasi terhadap 12 jenazah jatuhnya  Heli MI-17 di pegunungan Mandala Distrik Oksop  telah selesai dilaksanakan, Sabtu (15/2/2020).

Tim evakuasi  dari Yonif 751 Raider dipimpin Kapten Inf Hafid  juga berhasil menemukan dan meyelamatkan Flight Data Recorder (FDR) Heli MI-17.

“Setelah kita jemput dari TKP, jenazah langsung kita kirim menggunakan pesawat CN milik TNI AU menuju bandara Sentani Jayapura, kita juga telah berhasil menemukan dan menyelamatkan FDR  dan semoga dalam waktu dekat akan dapat diketahui penyebab kecelakaan,” kata Binsar.

Diterangkan Danrem 172/PWY, ke 12 jenazah Heli MI-17, telah diterbangkan dari bandara Oksibil menuju ke Jayapura. Setelah itu akan dilakukan proses Identifikasi.

” Dari 12 jenazah yang dievakuasi 10 diantaranya sudah terindifikasi dan kondisinya sebagian masih utuh. Sementara 2 jenazah lainnya tinggal kerangka atau tidak bisa dikenali,” terang Danrem.

Sementara itu Pangdam XVII Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab mengatakan pihaknya untuk senjata api milik TNI yang ikut dibawa pada saat peristiwa itu terjadi sudah tidak ditemukan lagi.

“Senjatanya sudah tidak ada dan sementara ada informasi sudah diamankan masyarakat yang berburu, sehingga kita ada pendekatan untuk masyarakat kembalikan. Pendekatan secara kekeluargaan,” Tegasnya.

Untuk senjata yang dibawa dan sudah dinyatakan hilang ada tujuh pucuk senjata api laras panjang SS1 dan pistol ada tiga,” tambahnya.

Sebelumnya telah diberitakan, sebuah Helikopter jenis M – 17 milik TNI Angkatan Darat, dengan nomor resgistrasi HA-5138 dinyatakan hilang kontak sejak tanggal 28 Juni 2019.

Heli itu dinyatakan hilang ketika terbang dari Oksibil menuju Jayapura setelah melaksanakan dropping logistik dan personil di pos TNI yang ada di Kabupaten Pegunungan Bintang. Helikopter naas itu mengangkut 7 orang crew Penerbang dan 5 orang prajurit Satgas Yonif 725/Woroagi. (Redaksi Reportase)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here