Hamil 9 bulan, Polisi Hentikan Kasus Kosmetik Ilegal di Merauke

0
48

MERAUKE, Reportasepapua.com – Polisi hentikan proses pemeriksaan kasus peredaran dan pembuatan kosmetik ilegal yang di jual secara online, oleh seorang ibu rumah tangga berinisial A berlokasi di jalan Nowari, Kabupaten Merauke.

Pemeriksaan terpaksa dihentikan oleh Satuan Narkoba Polres Merauke terhadap pelaku, atas dasar pertimbangan beberapa aspek yang lebih mengedepankan asas kemanusiaan, tentunya dengan tidak mengurangi nilai hukum.

Kasat Narkoba Polres Merauke AKP. Najamuddin, MH menuturkan. Pelaku mengaku baru pertama kali membuat dan menjual kosmetik racikannya melalui online dan belum sempat terjual. Pelaku yang sedang hamil 9 bulan itu juga mengalami kontraksi beberapa kali saat dimintai keterangan oleh petugas.

“usaha kosmetik ilegal ini baru pertama kali di lakoni pelaku dan itupun terpaksa dilakukan karena himpitan ekonomi dimasa pandemi covid 19, dan juga harus menghidupi ke 4 orang anaknya,” Ungkap Kasat.

Melihat keterangan awal pelaku mengaku tidak mengetahui perbuatannya bertentangan dengan hukum, terlebih kondisi pelaku yang sedang hamil besar juga ke 4 putrinya yang masih kecil, akhirnya Kasat Narkoba beserta jajarannya mengambil keputusan untuk menghentikan proses pemeriksaan dan mengampuni perbuatan pelaku, dengan mengedepankan asas kemanusiaan.

“melihat kondisi ibu itu muncul rasa prihatin dari kami untuk menghentikan proses pemeriksaan dan di pulangkan,” katanya.

Sebagai bentuk kepedulian dan rasa prihatin, Sat Narkoba akhirnya menjenguk A di kediamannya jalan Nowari, Kelurahan Karang Indah. “kami datang membawa bingkisan dan santunan semoga dapat membantu ibu dalam persalinan nantinya,” tutup AKP. Najamuddin.

saat itu A yang sedang berbaring sontak menangis hingga pingsan saat mengetahui kedatangan Sat Narkoba justru datang menyerahkan bantuan. Suaminya yang berada di rumah saat itu juga tidak menyangka jika Polisi akan datang memberikan perhatian kepada keluarganya.

“saya tidak sangka akan di kunjungi sama pak Kasat, Terima kasih sudah berikan pengampunan untuk istri saya dan peduli dengan keluarga kami. saya juga minta maaf atas perbuatan dan kami janji tidak akan mengulanginya lagi,” ungkap aco suami pelaku.

Sebelum kembali, Kasat Narkoba juga berpesan jika menjalankan sebuah usaha hendaklah dilengkapi surat maupun dokumen yang resmi. (BBY)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here