Hasil Tes CPNS 2018, Imburi Harap Tidak Dipakai Untuk Mengukur Cintanya Terhadap Rakyat Wondama

Wondama, Reportase Papua.com – Dengan Motto kerja berdasarkan kejujuran dan kasih dan berpedoman pada tiga prinsip yakni, disiplin diri, disiplin waktu dan disiplin uang itulah Bernadus A Imburi calon bupati inkaben pada pilkada 2020 berpasangan dengan calon wakil bupati Zeth  Marani, merupakan pasangan calon nomor urut 2.

Dengan 3 disiplin itu, tak heran bila Imburi berhasil memboyong Kabupaten Wondama menyandang predikat Wajar Tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dalam pengelolaan anggaran daerah, 2 tahun berturut-turut.

Bupati Wondama yang kini kembali mendaftarkan diri sebagai calon bupati petahana saat mengkampanyekan visi dan misinya yaitu Berkualitas Mandiri dan Berkelanjutan atau Beriman Lanjut, Imburi katakan pada masa kepemimpinnya bersama wakil bupati Paulus Indubri, penerimaan CPSN baru pertama kali dilakukan, oleh sebeb itu dia berharap masyarakat Wondama tidak mengukur cintanya terhadap rakyat Wondama hanya karena CPNS yang tidak lulus dan Imburi pun menjamin tidak ada interfensi kepentingan pribadi di dalamnya.

“ketika saya menjabat baru pertama kali tes CPNS, saya harap rakyat Wondama tidak mengukur cinta saya kepada rakyat Wondama hanya karena tidak lulus dalam seleksi CPNS. Saya jamin itu tidak ada kepentingan lain di dalamnya dan tes CPNS itu berlangsung sesuai prosedur dan jujur,” ungkap Imburi pada kampanyenya baru-baru ini.

Bekerja jujur, salah satu bukti yang diungkapkan Imburi ketika berkampanye adalah peserta tes CPNS yang merupakan keponakan kandung dari saudari perempuannya pun tak lulus dalam tes CPNS formasi 2018. Hal ini membuktikan bahwa tes CPNS formasi 2018 bukan kepentingan pribadi atau golongan bahkan kepentingan yang lainnya.

“Tes CPN berlangsung sesuai dengan peraturan, dan saya jamin itu, ketika saya berkunjung ke kampung kelahiran saya Dusner, saudara saya menangis dan katakan, anak saya yang tes dua orang tidak lulus kenapa?, dan saya katakan saya jadi bupati bukan untuk saudara saya bukan untuk kemanakan saya atau ipar, atau suku saya sendiri atau golongan tertentu saya jadi bupati untuk seluruh rakyat Wondama, untuk seluruh lapisan rakyat Wondama oleh sebab itu kejujuran dalam bekerja patut di junjung tinggi,” ujar Imburi.

Sembari menitikan air mata, Imburi meminta sekali lagi rakyat tak mengukur cintanya terhadap rakyat Wondama, tetapi bagaimana rakyat memahami siapa yang bekerja jujur di negeri ini akan berjalan dari, satu tanda heran, kepada satu tanda heran yang lainnya.

“Saya minta sekali lagi rakyat Wondama jangan ukur cinta saya dari hasil tes CPNS kemarin itu, karena saya sangat cinta Wondama, saya cinta rakyat Wondama. Untuk itu, saya akan perjuangkan kembali tes CPNS formasi 2019 2020 dengan jumlah kuota yang besar,” tutur Imburi. (SR)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

21,718FansSuka
2,733PengikutMengikuti
17,400PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles