Hearing Publik Dengan Mahasiswa Mimika, Jhon Gobay Sebut Miras Akar Permasalahan Konflik di Timika

Jayapura,reportasepapua.com – Anggota DPR Papua John Gobay melakukan hearing publik dengan para Mahasiswa asal mimika yang saat ini sedangkan mengikuti studi mereka di kabupaten dan kota jayapura yang berlangsung di asrama Mimika, Waena, kota Jayapura, rabu (26/09).

Menurut Jhon Gobay Tujuan dari pertemuan atau hearing publik ini adalah untuk mendapat masukan dari para mahasiswa asal mimika yang saat ini sedang melakukan studi di jayapura.

“Hal ini agar mereka juga bisa memberikan masukan terkait rencana perdasus yang saat ini sedang di buat draf tentang perdasus terkait konflik sosial di mimika,” Tegas Jhon Gobay.

Lebih lanjut Menurut John Gobay Pertemuan ini sendiri telah menjadi pertemuan lanjutan beberapa kali di jayapura bahkan di Timika dengan bertemu dengan pihak pemda kabupaten mimika serta para tokoh adat pemuda agama, hal ini agar beberapa masukan dari seluruh pihak agar ikut bersama – sama sebelum draft perdasus tentang konflik di mimika.

Pertemuan yang berlangsung dengan penuh keakraban ini mendapat  beberapa masukan yang di sampaikan oleh para mahasiswa ini hampir seluruhnya menganggap peran pemerintah daerah di kabupaten mimika dalam pemberian ijin tentang penjualan minuman keras di tempat umum menjadi akar permasalahan utama hingga berakhir dengan perang antar suku tersebut, dan dari hasil pertemuan ini telah di sepakat untuk menolak peredaran miras yang menjadi permasalahan dan para mahasiswi mimika di jayapura dengan tegas menolak miras di mimika.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Ketua Asrama Mahasiswa Mimika Jayapura, Denias Tsenamum, yang juga merupakan mahasiswa di universitas cenderawasih itu, menyambut baik pertemuan yang membicarakan tentang konflik sosial di mimika dan tentunya sangat mendukung draft dari Anggota DPR Papua John Gobay untuk di jadikan sebuah peraturan daerah khusus mengenai konflik sosial di kabupaten mimika yang menjadi tempat tinggal dan mencari nafkah bagi warga Masyarakat Papua bahkan dari luar papua yang sudah tinggal lama di kabupaten mimika ini sejak Perusahaan tambang emas ini berada.

“Draft tentang konflik sosial ini juga agar di bahas tentang aparat keamanan, dalam hal ini pihak kepolisian agar nantinya bisa menjalankan tugas mereka dengan baik dan sejalan dengan undang undang tentang aparat keamaan hingga nantinya apabila akan terjadi konflik agar aparat dapat dengan cepat melakukan pencegahan  sejak dini ketimbang melakukan pembiaran ungkapnya hal ini terlihat apa bila akan terjadi konflik di timika aparat sering datang saat sudah ada konflik dan apakah intelijen mereka tidak mendapat informasi bahkan mengenai peredaran miras baik pabrikan maupun minuman lokal yang masuk di kabupaten mimika apakah sudah di lakukan swiping untuk mencegahnya masuknya miras yang banyak di kabupaten mimika ini agar dapat di brantas minuman yang merusak masyarakat papua yang sudah hampir habis,” Ungkapnya. (anto)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

21,952FansSuka
2,767PengikutMengikuti
17,700PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles