Ikan Duyung Berhasil diselamatkan Warga

0
48

Wondama, RepostasePapua.com – Seekor ikan Duyung atau yang biasa disebut Dugong ditemukan warga dalam keadaan terluka dan hampir mati di sekitar perairan Teluk Duari oleh warga Aisandami distrik Teluk Duari Kabupaten Teluk Wondama, Provinsi Papua barat. Saat nelayan menemukan dugang tersebut tertancap tombak tepat pada bagian punggung Dugong itu. Hewan yang dilindungi itupun terdapat luka tusukan pada bagian ekornya.

Melihat kondisi itu warga langsung melakukan evakuasi Dugong tersebut kebibir pantai kampong Aisandami dengan tujuan memberikan pertolongan kepada hewan mamalia itu. Yohan Ayamiseba yang juga ikut ikut melakukan evakuasi Dugong ini menjelaskan, saat ditemukan Dugong tersebut dalam kondisi lemas karena dua luka dipunggung dan ekornya.
“Kami setelah melihat ada ada dua Tombak (seperti penikam penyu yang dikaitkan dengna tali) tertancap dipunggung Duyung itu, karena kita tidak bisa lepas di laut makanya kita tarik kedarat untuk kita lepas,“ Tutur Yohan di kampong AIsandami kemarin, (8/8).

Yohan juga mengaku dirinya telah melaporkan kejadian itu kepada staf Balai Taman Nasional Teluk Cendrawasih (TNTC) guna mengetahui langkah apa yang harus diambil untuk menyelamatkan Dugong tersebut, sebab Dugong tersebut dalam kondisi terluka parah.

“jadi ada tiga Luka, dua luka di punggung dan satu di ekor (hasil Tikaman Tombak) tobak yang satu terlepas mungkin saat Duyung ini bergerak ingin selamatkan diri dan satu tombak lagi masyarakat kami yang lepas, kata Yohan yang juga sebgai kader konservasi pada balai besar TNTC.

Sementara itu sekertaris distrik Roon yang juga ikut mengevakuasi Dugong tersebut mengatakan Dugong tersebut akan diamankan sampai dia sembuh total. ”dia masih stress karena diburu itu, kalau sudah tenang baru bisa dilepaskan kembali, masyarakat sebelumnya sudah mengenal Dugong tersebut sudah biasa main di perairan dalam Teluk ini, karena mereka kenal dia punya punggung yang ada warna putih-putih itu, kata Yohan Menambahkan.

Dia mengatakan Hewan Mamalia sering di buru warga nelayan setempat untuk di konsumsi, selain memiliki daging yang enak tetapi juga memiliki khasiat tertentu yang dapat dimanfaatkan warga.

Yohan juga berharap kejadian tersebut untuk yang terakhir kalinya, kedepan masyarakat jangan lagi memburu Dugong atau hewan lainnya yang dilindungi. (solfi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here