JAYAPURA, Reportasepapua.com – Buku Antologi Puisi ‘Racuni Jiwa Naungi Hati’ berisikan 100 puisi yang ditulis oleh jurnalis senior yan bertugas di Bumi Papua, Vanwi Subiyat, diterbitkan oleh AE Publishing, Malang, cetakan pertama Januari 2020, pun dinilai Staff Khusus Milenial Presiden, Joko Widodo, Billy Mambrasar.

“Saya mengenal Vanwi sejak tahun 2018, saat-saat dimana saya sedang sibuk mengembangkan social enterprise saya. Ketika saya ke Jayapura, saya dan Vanwi pasti menyempatkan diri untuk berdiskusi dan bertukar pikiran,” ujarnya Sabtu (15/2) pagi .

Dari diskusi tersebut, saya telah meyakini bahwa Vanwi akan menghasilkan karya-karya yang besar, khususnya dalam bidang jurnalisme atau sastra.

“Membaca beberapa karya yang ditulis olehnya dalam buku ini, saya melihat sentuhan kepribadiannya yang jelas, dalam ambang satir tapi juga realistis,”kata Billy.

Ungkapnya, penggunaan diksi-diksi yang ringan juga membantu pembaca mencerna cepat apa makna yang ingin di bangun.

“Saya secara pribadi sangat menikmatinya dan berharap lebih banyak lagi karya-karya lain yang dapat keluar dari Vanwi Subiyat dan dinikmati oleh publik, sekaligus memberikan makna kepada semua orang. Sukses selalu untuk Bro Vanwi!”ucapnya.

Buku Antologi Puisi ‘Racuni Jiwa Naungi Hati’ berisikan 100 puisi telah di louncing di Yogyakarta saat reuni ‘Aku Adalah Kamu Yang Lain’ bagi alumni yang sekolah SMA lulusan tahun 1989 di Jayapura.
Puisi-puisi Vanwi berbicara tentang rasa. Terkadang ia mem-personifikasi kata rindu, kangen, sayang, cinta dan kasih, sehingga menjadikan setiap baitnya “hidup” dan mengalirkan “energi” kepada pembacanya.

Penuh rindu peluk sayang, bawa aku sertamu, kasmaran denganmu,bawalah aku selalu,apapun itu apapun kamu, jiwaku jiwamu satu tubuh, pagi yang sepi, biarkan rindu kita hidup, kangen kita racuni jiwa naungi hati,cinta sore, perempuan sore, doa kita, kabari aku adalah beberapa puisi yang ditulisnya dalam buku tersebut. (redaksi reportase)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here