Ini Penjelasan Terkait Kasus Penembakan di Kompleks Reremi Manokwari

0
325
Keluarga korban datangi Mapolres Manokwari, Minggu (03/03/2019). IST

MANOKWARI, Reportasepapua.com – Peristiwa penembakan di Kompleks Reremi Permai, Manokwari, Sabtu (02/03/2019) malam yang menewaskan SD kini masih dalam proses penyelidikan.

Kapolres Manokwari, AKBP Adam Erwimdi mengatakan, penyidik masih terus melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dalam rangka pengumpulan barang bukti (BB).

“Kami akan menggelar olah TKP lagi, mungkin saja ada bukti lain yang ditemukan. Selain sejumlah BB yang sudah diamankan,”ujar Kapolres Manokwari, AKBP Adam Erwindi kepada wartawan, di Mapolres, Minggu (03/02/2019).

Lanjut, Kapolres merincikan, untuk barang bukti materil yang sudah diamankan dari TKP yakni dua buah proyektil, parang, dan sendal.

Berikutnya mengenai krologis, Kapolres menjelaskan, berdasarkan hasil pendalaman penyidik bahwa sebelum peristiwa tersebut terjadi korban dan rekannya sempat makan di sebuah warung yang terletak di sekitar SMA Negeri I Manokwari.

Kemudian setelah itu, kedua orang itu menuju ke TKP dan terjadi cekcok saat berpapasan dengan terduga pelaku.

“Almahrum SD mengalami luka tembak di bagian dada kanan dan luka di bagian pinggang kiri. Ada juga luka di bagian dagu korban yang diduga akibat korban terjatu,”kata Kapolres.

Sementara Dansat Brimob Polda Papua Barat, Kombes Pol. Godhelp Mansnembra mengakui penembakan terhadap almahrum SD di lakukan oleh oknum anggota Brimob berinisial AN, tapi masih terus di dalami.

Namun sebelum peristiwa yang di picu minuman keras (Miras) ini terjadi, awalnya terduga pelaku AN setelah lepas tugas dan pulang ke rumahnya yang terletak di sekitar TKP.

Kemudian dalam perjalanan pulang menuju rumah setelah AN menjemput anaknya kurang lebih pukul 8.00 malam. AN bertemu dengan SD (almahrum-red) dan terjadi cekcok yang berujung terjadi penembakan.

Tak hanya itu, AN juga ditebas dengan senjata tajam (Sajam) alias parang oleh SD dibagian telapak tangan kiri. Meski AN sempat mengeluarkan tembakan peringatan.

“Tembakan dikeluarkan karena terdesak. Persoalannya posisi SD dan AN cukup dekat. Kemudian dari hasil pemeriksaan medis, telah ditemukan kandungan alkohol dalam tubuh almahrum SD,”pungkasnya. [ONE]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here