Intan Jaya Mencekam, Bupati Minta Masyarakat Berhati-Hati

JAYAPURA, Reportasepapua.com – Kelompok Separatis di wilayah kabupaten Intan Jaya terus berulah. Bahkan dalam satu ini saja sudah ada dua aksi kekejaman yang dilakukan kelompok ini terhadap masyarakat dan juga anggota TNI.

Kejadian yang terjadi hari ini, Kamis (14/09/2010) sekitar pukul 10.60 WIT, kelompok Seperatis ini menyerang seorang tukang ojek bernama Badawi (49) di belakang sekolah SD YPPK Santo Mikael, Kampung Bilogak, Distrik Sugapa.

Korban Badawi ditemukan dilokasi kejadian dengan kondisi luka-luka di sekujur tubuhnya, bahkan lengan kiri korban putus akibat dibacok, hingga akhirnya nyawa korban tidak terolong.

Kejadian kedua yang dilakukan oleh kelompok Seperatis ini yakni sekitar pukul 14.20 WIT, terhadap anggota TNI yang bertugas sebagai Babinsa. Diketahui saat ini anggota Babinsa bernama Serka Sahlan, sedang dalam perjalanan membawa logistik.

Saat tim melakukan evakuasi, Serka Sahkan ditemukan sudah tidak bernyawa atau gugur dalam melaksanakan tugas. Kondisi korban pun mengalami luka parah, seperti luka tembak dan luka bacok.

Diperoleh informasi, 1 pucuk senjata laras panjang tipe FNC berserta 25 butir amunisi 5,56, yang digunakan Alm. Serka Sahkan dibawa kabut oleh kelompok Seperatis ini.

Tiga hari sebelumnya, Senin (14/09/2020), kelompok Seperatis ini juga berulah. Dua orang tukang ojek bernama La Ode Anas Munawir )33) dan Father Rahman (23) diberondong senjata, akibatnya kedua tukang ojek tersebut mendapat luka-luka, beruntung nyawa mereka tertolong dan kini keduanya telah di evakuasi ke Kabupaten Mimika, untuk mendapat perawatan medis.

Menyikapi kondisi rawan kriminal di wilayahnya, Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni meminta aparat keamanan untuk untuk mengusut tuntas kasus hingga menangkap para pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Saya kutuk keras perbuatan mereka,” ungkapnya ketika di konfirmasi melalui telepon genggamnya.

Bupati Natalis Tabuni, mengatakan dirinya masih menjalankan tugas kordinasi di luar daerah, dan berencana segera mungkin kembali ke Intan Jaya, guna bersama sama dengan aparat keamanan dan pemerintahan melihat persoalan persoalan keamanan yang terjadi.

“Saya meminta seluruh pihak di Intan Jaya untuk lebih berhati-hati dan memberikan ruang gerak kepada pihak keamanan untuk melaksanakan tugas pengamanan yang lebih maksimal di Intan Jaya,” pintanya.

Sebelumnya, Kepala Penerangan Kogabwilhan III, Kol CzI IGN Suriastawa mengatakan , bahwa aksi kekejaman Kelompok Kriminal Seperatis Bersenjata (KKSB) di wilayah Intan Jaya akhir-akhir ini memang meningkat dan menyasar ke masyarakat sipil.

“Kejadian ini sangat disayangkan karena masyarakat sipil kembali menjadi korban. Disayangkan juga, setelah melancarkan aksi keji, justru mereka menyebarkan fitnah melalui akun medsosnya dengan mengatakan bahwa korban adalah anggota TNI/Polri yang menyamar jadi tukang ojek,” ungkapnya kepada wartawan dalam pesan reales.

Kapendam meminta,  kepada masyarakat untuk tetap tenang namun waspada. “Kepada gerombolan kriminal yang sering melancarkan aksi teror, dia juga menghimbau untuk menghentikan aksi-aksi keji dan biadab demi kedamaian dan kesejahteraan masyarakat Papua. Marilah bersama-sama membangun Papua yang damai dan sejahtera,” lugasnya.(Reyner)

Editor : Roy Purba

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

22,041FansSuka
2,826PengikutMengikuti
17,900PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles