Jadikan Distrik Sebagai Pusat Pelayanan, Pemkab Jayapura dapat Sambutan Baik dari Sejumlah Kementerian

0
136
Bupati Mathius Awoitauw saat di temui wartawan. (yurie/reportasepapua.com)

SENTANI, Reportasepapua.com – Niat Pemerintah Kabupaten Jayapura yang hendak menjadikan distrik sebagai pusat pelayanan dan pelatihan publik rupanya mendapatkan sambutan baik dari Pemerintah Pusat.

Hal ini diungkapkan Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si kepada wartawan di Kantor Bupati, Senin (17/12/2018).

“Ini adalah pikiran dari Kabupaten Jayapura dan hal ini juga sudah kita kita diskusikan dengan teman-teman dari Universitas Cenderawasih (Uncen) dan Universitas Hassanudin (Unhas) kita juga sudah rumuskan pikiran-pikiran itu dan mendapat sambutan baik dari Bapenas Pusat” kata Awoitauw.

Dikatakannya, sambutan baik yang diberikan oleh Bapenas pusat itu adalah dengan memfasilitasi Pemerintah Kabupaten Jayapura dengan menggelar lokarkarya dan melauching sebuah buku terkait hal ini. Selain Bapenas ada juga sejumlah Kementerian yang memberikan apresiasi terhadap rencana tersebut.

“Kita berharap ini bisa menjadi pilot project secara nasional untuk bagaimana distrik benar-benar menjadi pusat pelayanan public” ujar Bupati Awoitauw.

Dijelaskannya, maksud dan tujuan menjadikan distrik sebagai pusat pelayanan public ini adalah agar pemerintah bisa lebih dekat lagi dengan masyarakat.

“Saya pastikan bahwa mulai tahun depan pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukann dari distrik. Sehingga distrik dapat memainkan peran penting dalam melayani masyarakat” jelasnya.

Awoitauw menyebutkan salah satu cotohnya adalah masalah pendidikan. “Pendidikan tingkat PAUD dan SD itu bisa selesaikan di kampung tidak perlu ke kabupaten, kecuali masalah kurikulum atau guru. Tetapi untuk pengelolaan pendidikan di tingkat dasar itu bisa dilakukan di bawah tidak mesti harus kesini. Pelayanan kesehatan, masalah surat-surat kependudukan dan lain sebagainya juga begitu” sebutnya.

Diungkapkannya lagi, dengan menjadikan distrik sebagai pusat pelayanan public maka otomatis data Orang Asli Papua (OAP) akan lebih lengkap ketimbang sebelumnya. “Pelayanan terhadap mereka juga pasti akan lebih baik juga apakah melalui BPJS, KIP dan apapun itu harus selesai di tingkat Distrik” tandas Bupati.

“Kita berharap banyak hal yang bisa diselesaikan dibawah akan lebih bagus diselesaikan dibawah, tidak musti harus berurusan ke Kabupaten karena terlalu jauh rentangnya dan pasti biayanya akan terlalu mahal bagi masyarakat kecil” tambahnya.

Awoitau juga menuturkan bahwa untuk tenaga, pihaknya akan siap untuk menurunkan tenaga langsung kebawah. “termasuk alokasi dana juga” singkat Awoitauw. (yurie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here