MERAUKE, REPORTASEPAPUA.COM – Kepolisian Resor Merauke melaksanakan rapat kooordinasi bersama Forkopimda, TNI, Polri dan para tokoh untuk mengantisipasi perkembangan situasi kamtibmas di Mapolres Merauke, Senin (2/09/2019).

Hadir dalam kegiatan yakni Bupati Merauke, Kapolres Merauke, Danrem 174/ATW, Perwakilan Danlantamal XI, Danlanud, Dandim 1707 Merauke, Wakil I DPRD Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, dan Tokoh Adat

Kapolres Merauke dalam kesempatannya meminta kepada semua yang datang agar dapat memberikan masukan dan saran kepada Polres Merauke untuk menjadi bahan kesepakatan Bersama mendukung TNI dan Polri dalam hal bertindak dilapangan, dengan membacakan maklumat Kapolda Papua tentang menjaga keamanan dan ketertiban umum.

“TNI dan Polri bertindak secara dialogis, persuasif dan humanis dan bila sudah melakukan pelanggaran dan tindakan hukum maka akan diambil langkah-langkah preemtif dan Refresif,” tutur Kapolres.

Bupati Merauke pun mengajak untuk Bersama-sama menjaga kedamaian di Tanah Papua Bumi Animha, semua Bersatu, menghormati, menjaga, melindungi, menghargai adat, budaya, istiadat dan kebiasaan masing-masing, terutama adat budaya di tanah Animha.

“Kita semua harus bisa menahan diri bahwa keringat, darah, air mata dan perjuangan hidup kita ada dan kita dapat ditanah ini mari kita jaga negeri ini seperti 5 mata air kehidupan di negeri ini yaitu Kali Fly, Maro, Kumbe, Bian dan Dogoel,” tutur Frederikus Gebze.

Sementara itu, Wakil DPRD Kabupaten Merauke dalam kesempatannya mengatakan siap memberi dukungan dan berkomitmen Bersama menjaga keamanan di Kabupaten Merauke.

“Seperti yang sudah dikatakan oleh Bapak Kapolres dan Bapak Bupati dan oleh Danrem 174/ATW yang mengatakan bahwa Sejarah Papua masuk NKRI sudah final dan sudah diakui oleh PBB,” pungkas Benjamin Latumahina. (REDAKSI/ADV)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here