Jatuh Saat Menyenggol Mobil, Hingga Kini Yuventus Belum Sadarkan Diri

SENTANI, Reportasepapua.com – Yuventus Restri Salombe (20) pengendara GL-Max dengan nopol DS 2611 AS hingga kini belum sadarkan diri usai terlibat kecelakaan dengan Kijang Innova nopol DD 1127 EU dikendarai oleh Oknum prajurit TNI aktif yang bertugas di Batalyon 751/VJS pada Selasa (15/09) malam.

Kasat Lantas Polres Jayapura, AKP andika Temanta Purba saat ditemui wartawan di ruanv kerjanya, Sabtu (19/09) mengungkapkan bahwa kecelakaan ini terjadi tepat di depan pintu masuk Batalyon 751/VJS dan baru dilaporkan ke pihaknya kurang lebih satu jam setelah kecelakaan itu terjadi.

“Kajadian ini baru dilaporkan ke kami kira-kira lebih dari satu jam setelah kejadian. Memang laporannya terlambat, padahal dekat faktornya apa kami belum tau. Jadi ketika kami tiba di lokasi kejadian memang kondisi TKP sudah tidak 100 persen karena ada yang sudah dipindahkan dan lain sebagainya” kata Andika.

Diapun menjelaskan, karena pihaknya tidak melihat langsung kejadian tersebut, pihaknya langsung menggali informasi dari saksi yang menyaksikan langsung kejadian tersebut.

“Dari keterangan saksi, pada saat itu mobil Kijang Innova warna abu-abu metalik yang dikendarai oleh oknum tni yang berdinas di Batlayon 751 inj awalnya bergerak dari arah Hawai Sentani ke arah kemiri. Sesampainya di depan pos Provos Batalyon 751 mobil Kijang tersebut berencana hendak masuk. jadi dia sudah pindah lajur untuk masuk ke Batalyon 751 tapi katanya pintu sudah ditutup, sehingga mau diteruskan putar balik ke arah hawai lagi”.

“Pada saat itulah benturan terjadi. Adapun yang benturan ini adalah kendaraan GL Max warna hitam DS 2611 AS. Beliau ini bergerak dari arah kemiri diduga kecepatan tinggi Buktinya, bekas pengeremannya kurang lebih 30 meter berarti kalau 30 M tidak berhenti. Diduga kecepatannya di atas 80 km per jam. Diduga pengendara gl-max ini kaget dengan mobil kijang Innova yang hendak masuk ke Batalyon 751 sehingga menabrak pintu kiri kijang innova dan terpental ke sisi kiri jalan” jelas Andika.

Dikatakannya, menurut laporan yang diterima pihaknya, pada saat itu juga pengendara sepeda motor ini tak sadarkan diri dan langsung dilarikan ke RSUD yowari untuk mendapatkan penanganan medis.

Andika juga mengungkapkan bahwa sampai saat ini mobil Kijang Innova yang di kendarai oleh oknum prajurit TNI ini masih berada di markas Batalyon 751.

“Saya tidak bisa menampik bahwa saat ini bb itu (Kijang Innova) masih berada disana, nanti kalu saya bilang sudah diambil lalu masnya lihat tidak ada saya dibilang berbohongkan jadinya tidak etis. Memang masih disana dan kami sedang mengupayakan untuk mengambilnya dengan cara komunikasikan hal ini kepada pimpinan disana” tutunya.

Andika Purba juga menyampaikan keprihatinannya kepada korban yang hingga saat ini masih belum sadarkan diri.

Sementara itu, keluarga Yuventus Restri Salombe korban kecelakaan yang hingga saat ini belum sadarkan diri ingin sekalo bertemu dengan  oknum Prajurit TNI yang terlibat dalam kecelakaan tersebut. Hal ini diungkapkan oleh Andarias Salombe, ayah dari korban kecelakaan tersebut.

“Kami hanya ingin bertemu saja, tidak lebih. karena kami hanya ingin mengetahui ceritanya langsunng dari anggota ini, cuma itu saja tidak lebih” tukasnya saar ditemui Reportasepapua.com di RSU yowari, Sabtu (19/09) malam.

Andarias mengungkapkan bahwa beberapa kali memang ada prajurit TNI yang datang untuk menjenguk anaknya namun yang disayangkannya yang datang rekannya.

“Iya, pasca operasi memang mereka sempat datang beberapa kali, tapi yang kami sayangkan adalah kenapa bukan dia  yang datang tapi temannya, saya tidak tau itu senior atau letingnya saya tidak tau tapi memang beberapa tentara sempat datang kesini 2 atau 3 kali” tuturnya. (yurie)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

22,041FansSuka
2,873PengikutMengikuti
18,100PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles