Jelang 17 Agustus, OPM Berulah, Dua Aparat Kena Tembak

0
241

JAYAPURA, REPORTASEPAPUA.COM – Dua Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Pamrahwan di Jalan Trans Wamena – Nduga ditembak oleh Kelompok Separatis Bersenjata Organisasi Papua Merdeka.

Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih, Letkol CPL Eko Daryanto Mengatakan Kejadian ini terjadi pada Jumat (16/8/2019) dimana penghadangan terhadap konvoi kendaraan pengangkut logistik Satgas Pamrahwan di jalan Trans Wamena – Habema. Sekira pukul 15.30 WIT.

“Dua unit kendaraan jenis Hilux yang baru selesai mengantar perbekalan bagi personel Pos Pamrahwan TNI yang berada di Mbua tersebut mendapat tembakan sporadis dari Kelompok Separatis Bersenjata (KSB) yang diduga pimpinan Egianus Kogoya di sekitar Km 39 jalan Trans Wamena – Habema,” Ungkapnya dalam Riilis Kepada Redaksi Reportase.

Eko Mengakui Dalam posisi terjepit sejumlah 12 personel TNI yang bertugas mengawal konvoi segera turun meninggalkan kendaraan dan bereaksi dengan membalas tembakan.

“Kontak tembak berlangsung selama kurang lebih 20 menit. Tembakan balasan dari para personel TNI membuat kelompok tersebut melarikan diri. Setelah medan berhasil dikuasai, 2 prajurit TNI dilaporkan menderita luka tembak. Pratu Pànji tertembak pada bagian lengan kiri dan Pratu Sirwandi tertembak pada paha kiri,” tuturnya.

Saat ini keduanya telah dievakuasi dan mendapat perawatan medis di RSUD Wamena. Kedua prajurit berasal dari satuan Yonif 751/VJS.

Sementara itu Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring, telah memerintahkan seluruh personel pos-pos Satgas Pamrahwan meningkatkan kesiapsiagaan dan mengawasi jalan-jalan maupun medan-medan yang kemungkinan dijadikan sebagai jalan pelarian KSB tersebut.

“Situasi di sana sudah kondusif. Namun demikian kita tetap mewaspadai kemungkinan KSB yang memanfaatkan momentum peringatan HUT RI untuk melakukan aksi teror baik terhadap aparat keamanan maupun masyarakat,” kata Pangdam. (REDAKSI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here