JAYAPURA,REPORTASEPAPUA.COM – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua, Drs. F.X Mote, M.Si mengatakan sampai saat ini belum dampak tumpahan mercuri ke perairan penangkapan ikan wilayah bagian utara Papua atau Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) 717.

“Secara kasat mata belum ada pengaruh, dampaknya bisa saja ikan mati tapi sampai saat ini belum ada,” Kata Mote kepada pers di kota jayapura, Selasa 19 November 2019.

Sementara letak tumpahan mercuri berada di Provinsi Madang, limbahnya akan menuju ke pantai Utara tidak ke pantai Selatan.

“Jika seandainnya jatuhnya ke pantai Utara, maka pada saat jatuh ke laut arus mana yang terjadai pada bulan Agustus akan dipastikan dulu, jika arusnya arus Barat, maka airnya akan ke wilayah Timur,” Jelasnya.

Oleh sebab itu, pihaknya menyarankan agar masyarakat tidak perlu takut mengkonsumsi ikan. Sebab, sampai saat ini tidak ada dampak dari tumpahan mercuri tersebut.

“Sebagai upaya, kami akan mengambil sampel air di Wilayah perbatasan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Papua, BPOM, dan RSUD Jayapura,” katanya,

Dilain Waktu, Sekda Papua Heri Dosinaen, S.IP. M.KP. M.Si mengungkapkan tumpahan limbah merkuri tersebut perlu diwaspadai jangan sampai masuk wilayah perairan Indonesia khususnya Papua.

“Masyarakat Papua harus waspada dengan kejadian ini, jangan sampai berimbas ke Perairan Papua,” Kata Sekda. (Berti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here