Kapolda Papua dan KPU Papua Ajak Semua Masyarakat Ciptakan Papua Penuh Damai

Jayapura, reportasepapua.com – Jelang Pemilihan Legislatif dan Pilpres 2019 mendatang, Kapolda Papua, Irjen Pol. Martuani Sormin mengajak seluruh masyarakat agar menyambut pesta demokrasi 2019 mendatang dengan sukacita.

“Harapan kami sebagai yang memberikan jaminan keamanan, kepada rekan seluruhnya dari parpol dan caleg, mari kita wujudkan kontestasi ini dengan gembira demi menciptakan negara demokrasi tanpa kekerasan, ancaman, bentuk politik sara, hoax, dan lainnya. Sehingga rakyat turut gembira dalam melaksanakan pesta demokrasi ini,” kata Kapolda Papua.

Martuani mengaku  dalam pelaksanaan pemilu, KPU dan Bawaslu adalah lembaga independen namun kedua lembaga ini tidak bisa melaksanakan tanpa sinergitas dengan seluruh element di Papua.

“Dalam pemilu kita tidak sendiri. Harapan kami kepada tokoh agama, pemuda dan masyarakat, mari kita menjadi bagian dalam penyelenggaraan pemilu untuk mendinginkan suasana. Agar masyarakat tidak terpancing untuk membuat sesuatu yang merugikan semua pihak. Apapun pilihan kita yang berbeda tapi bukan berarti itu menjadi sebuah permusuhan melainkan menjadi kekayaan budaya kita. Duduk bersama sebagai saudara,” harap Kapolda Martuani.

Sementara itu Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua Theodorus Kossay mengajak seluruh komponen masyarakat, partai politik, para calon legislatif dan para pendukung calon Presiden dan wakil Presiden di Papua agar mendukung Papua Penuh Damai (Papeda) sehingga pesta demokrasi tersebut berjalan dengan baik dan lancar.

Dan di Indonesia khususnya kita di papua yang menganut pemerintahan yang diselenggarakan dari rakyat dan untuk rakyat. Di Papua juga di lakukan melalui proses demokrasi yaitu oleh rakyat, dan hari ini kita buka deklarasi damai,” kata Kossay saat pelaksana Deklarasi Damai yang berlangsung di Taman Imbi, Kota Jayapura, Senin (24/9/2018) sore.

Kata Kossay, pelaksanaan kampanye bagi calon Presiden dan wakil Presiden, calon legislatif baik DPRD dan DPD akan berlangsung kurang lebih Tujuh bulan lamanya. Untuk itu, pihaknya meminta agar para calon tersebut dapat menggunakan waktu tersebut dengan baik tanpa melanggar norma-norma yang sudah ditentukan.

“Masa kampanye dimulai hari ini dan akan berakhir pada 13 April 2019 mendatang. Saya berharap teman-teman Parpol juga jangan menebarkan kebencian apalagi melakukan praktik SARA. Kampanye negatif juga bisa dilakukan alas akan disertakan dengan bukti-bukti yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.(andre)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

22,041FansSuka
2,829PengikutMengikuti
17,900PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles