Kapolda Papua Resmikan 11 Bangunan Fasilitas Kepolisian

JAYAPURA, Reportasepapua.com – Kapolda Papua, Irjen Pol. Paulus Waterpauw meresmikan 11 bangunan fasilitas penunjang kepolisian yang tersebar di beberapa daerah.

Kesebelas bangunan yang diresmikan di Aula Rastra Samara Polda Papua, Sabtu (28/12) itu adalah, Mapolres Puncak Jaya, Mapolsek perbatasan Bupul Polres Merauke, rumah dinas Kapolsek Jair Polres Boven Digoel, rumah dinas Polsek Jair, 4 pintu Polres Boven digoel, Mapolsek Jair Polres Boven Digoel, Mapolsek Wamena Kota Polres Jayawijaya, rumah dinas Perwira Polres Jayawijaya pintu Polres Jayawijaya.

Pembangunan Mess Perwira Jayawijaya, Pembangunan rumah dinas Polsubsektor Meosmangguandi 4 pintu Polres Biak Numfor, Mapolsubsektor Meosmangguandi Polres Biak Numfor, Mapolsek Biak Kota.

Kapolda Papua Irjen pol. Drs. Paulus Waterpauw dalam sambutannya menyampaikan bahwa dinamika situasi kamtibmas yang terus berkembang dihadapi Polri kedepan akan semakin kompleks hal ini perlu didukung dengan infrastruktur yang memadai dalam rangka peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

“Sehingga dengan adanya peningkatan pelayanan ini diharapkan kepada masing-masing satker yang telah melaksanakan pembangunan dapat menjadi perhatian khusus bahwa kehadiran kantor yang baru bukan sekedar hanya untuk penampilan saja melainkan untuk peningkatan pelayanan masyarakat yaitu terwujudnya pelayanan yang prima” katanya.

Diapun berpesan kepada seluruh anggotannya, sebagai seorang pemimpin baik di tingkat Polres, Polsek maupun Polsubsektor harus peka melihat situasi di wilayahnya.

Terutama kebutuhan masyarakat pada saat berada didalam Mako Polres, Polsek ataupun Polsubsektor salah satu contoh ketersedian toilet, tempat duduk dan penyediaan air minum.

Menurutnya, hal ini bisa menjadi pemicu bila diabaikan, “seperti yang baru saja terjadi di wilayah Polres Yahukimo yang mana ketika salah seorang masyarakat buang air kecil didekat pos dan ditegur dengan keras oleh anggota, selanjutnya terjadi peristiwa penyerangan penjagaan Polres dan pengeroyokan seorang anggota Brimob BKO” tuturnya.

“Peristiwa ini salah satu contoh yang saya harapkan tidak terjadi lagi, kasus suatu permasalahan tidak berdiri sendiri tentu ada penyebab dan ada akibat yang lazim disebut sebagai akar permasalahan. Kebutuhan pelayanan semakin terasa dan diera reformasi ini tuntutan masyarakat semakin meningkat baik dari segi kepastian hukum maupun pelayanan masyarakat itu sendiri, tentunya hal ini memerlukan peran kehadiran Polisi untuk berbuat sesuai apa yang diharapkan masyarakat setempat” tambahnya.

Dikatakannya upaya peningkatan kualitas dan kuantitas organisasi polri secara berkesinambungan, baik dibidang personil anggaran, sarana prasarana serta prangkat lunak yang mengatur tata cara kerja organisasi. Saat ini sudah terjawab dengan dilaksanakannya pembangunan 9 satker yang mendapatkan belanja modal yaitu Polres Puncak Jaya, Polres Asmat, Polres Waropen, Polres Merauke, Polres Biak Numfor, Polres Jayapura, Polres Boven Digoel, Polres Jayawijaya dan Dit Polair Polda Papua, diantara 9 satker, tersebut telah diresmikan penggunaannya 4 satker Jajaran Polda Papua sedangkan anggaran pembangunan yang diresmikan hari ini 5 satker semuanya bersumber dari anggaran pendapatan belanja negara sebesar Rp.49.733.688.767.

“Satu hal yang perlu diingat, bahwa nominal pembangunan sarana perkantoran yang cukup besar lnl, secara  langsung atau tidak langsung merupakan hasil dari kewajiban masyarakat dalam membayar pajak dan kewajiban pembayaran lainnya yang dikumpulkan oleh negara. Hal tersebut mengandung arti bahwa apa yang telah diserahkan masyarakat kepada negara harus dapat dikembalikan oleh setiap personel Polri dalam bentuk jasa pelayanan yang prima yaitu pelayanan dengan sepenuh hati dan sebaik mungkin sehingga menimbulkan rasa yang puas dari masyarakat” katanya

Lebih lanjut ia mengatakan, dengan keberadaan Gedung Mako maupun rumah dinas yang baru ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja serta semangat dan motivasi anggota untuk mewujudkan pelayanan terbaik kepada masyarakat, jangan sampai mengecewakan masyarakat, tidak boleh arogan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sebelum mengakhiri sambutan ini, perlu saya tekankan beberapa hal sebagai berikut jaga dan peliharalah bangunan kantor yang sudah ada ini dengan sebaik-baiknya.

Ia kembali berpesan untuk personil Polda Papua dapat meningkatkan kinerja setiap petugas Kepolisian, hindarkan dari setiap tindakan, perbuatan, perkataan serta sikap yang kontra produktif dengan prinslp-prinsip pelayanan yang prima dan dapat menjadikan setiap kantor Polisi menjadi rumah bagi masyarakat dalam menyelesaikan setiap masalahnya. (yurie)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

21,718FansSuka
2,736PengikutMengikuti
17,500PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles