TIMIKA, Reportasepapua.com – Kapolda Papua Irjen Pol. Paulus Waterpauw berharap agar Masyarakat Papua yang mengungsi dari Tembagapura akibat ulah Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) agar jangan kembali dulu sampai benar” kondusif. Sabtu, (25/07/2020).

Kapolda Papua Irjen Polisi Paulus Waterpauw menilai, hingga saat ini masih ada hal dilematis berhubungan dengan kembali atau tidaknya masyarakat pengungsi ke Distrik Tembagapura.

Pihaknya akan membahas semuanya dengan baik, karena ini menyangkut keamanan dan keselamatan masyarakat itu sendiri. Karena itu Kapolda Paulus Waterpauw meminta masyarat pengungsi untuk memberikan waktu sampai ada evaluasi terkait kembali atau tidaknya masyarakat ke Distrik Tembagapura.

Kapolda Paulus Waterpauw menambahkan, selain memikirkan keselamatan masyarakat disana, saat ini juga masih dalam situasi pandemic covid-19 yang perlu ditangani dengan baik. Tetapi intinya, Kapolda tidak ingin masyarakat nantinya menjadi korban dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang licik.

Dijelaskan Kapolda, biasanya warga digunakan sebagai tameng hidup atau korban saat terjadi sesuatu.

“Begitu terjadi konflik dengan aparat, masyarakat biasanya digunakan sebagai tameng. Mereka itukan licik”.

Disisi lain Kapolda memohon waktu sedikit lebih lama untuk mempertimbangkan kapan sebaiknya masyarakat dikembalikan ke Tembagapura.

“Kita tetap berupaya melakukan tindakan tegas kepada kelompok KKB. Selain itu kita memberikan imbauan, jika ada yang tidak setuju dengan pemerintahan Negara ini, bisa disampaikan langsung bukan dengan kekerasan,”tegas Kapolda. (Redaksi Reportase)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here