JAYAPURA, Reportasepapua.com – Masih Adanya Instruksi yang Berbeda ditingkat Kabupaten dan Kota Terkait Pembatasan Jam Aktivitas Warga, Padahal Penyebaran Covid-19 di Papua Per Minggu 11 Mei 2020 Mencapai 308 Pasien Positif.

Data yang Diperoleh hari ini, Pemda Kota jayapura melakukan pembatasan Aktivitas Warga sampai pukul 18.00, pemda Keerom sampai 17.00 dan pemda Kab Jayapura 14.00.

Memang Bukan Tanpa alasan, melonggarkan Pembatasan aktivitas warga dari penetapan Provinsi yang membatasi hanya sampai pukul 14.00. Sejumlah kepala daerah mengakui pertimbangan ekonomi masyarakat, Sehingga Pembatasan aktivitas ini tidak sama dengan provinsi.

Hal inilah yang membuat Kapolda Papua Melakukan Pertemuan dengan Wakil Gubernur Papua, Walikota, Bupati Keerom dan Bupati Jayapura yang berlangsung di Mapolda Papua, Senin Sore.

“Poin nomor 6 dan 8 bisa berjalan soal pembatasan jam sampai jam 14.00 dan Poin 8 adalah soal isolasi PDP dan ODP,” Kata Wagub Klemen Tinal usai Mengikuti Rapat Bersama Kapolda.

Sementara itu, Kapolda Papua mengatakan Kesepakatan sudah ditemukan, di jam 14.00. “Semula ada perbedaan, soal waktu, sehingga kita minta keputusan, dan Puji Tuhan Tadi Sudah ada Kesepakatan, dan Untuk Teknisnya akan ada Sosialisasi Selama 5 Hari oleh Gugus Tugas Melalui media, kemudian akan dilakukan sesuai ketentuan yang Berlaku, Intinya Waktu pembatasan ini sangat penting sehingga dapat Meminimalisir adanya Penyebaran Covid-19,” Tutur Kapolda.

Hingga Senin 11 Mei 2020, Data Covid-19 di Papua Mencapai 308 Positif, PDP 412, dan ODP 2. 908. Sementara Peringkat Utama adalah Mimika dengan Jumlah Penderita 112. (rdk.adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here