Kapolres Wondama Terus Sosialisasikan Maklumat Kapolri

Wondama, Reportase Papua.com-  Jangan sampai suka berubah menjadi duka, kata Kapolres Teluk Wondama AKBP Yohanes Agustiandaru,SH,S.IK mengutip kata bijak ketika mengikuti rapat koordinasi stakeholkder membahas pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) di tengah pandemic Covid-19.

Sesuai dengan rincian maklumat Kapolri, Kapolres Wondama yang akrab di sapa Ndaru itu membeberkan, keselamatan merupakan hukum tertinggi yang wajib di patuhi setiap seluruh elemen masyarakat, di tengah pemilukada, terutama peserta pasangan calon bupati dan wakil bupati, penyelenggara pemilu baik Bawaslu maupun KPUD serta simpatisan lainnya agar tetap mematuhi protokol kesehatan agar terhindar dari covid-19.

“Sesuai maklumat kapolri yang pertama tetap mengutamakan keselamatan, patuhi protokol kesehatan Covid-19, penyelenggaraaan pemilihan seluruh pihak yang terkait dan terlibat wajib menyelenggarakan protokol kesehatan covid-19 dengan memakai masker, jaga jarak, cuci tangan jauhi kerumunan. Pada setiap tahapan penggerakan masa tidak melebih jumlah yang di tetapkan oleh penyelenggara pemilu. Setelah selesai melaksanakan kegiatan tahapan pemilihan, segera membubarkan diri dengan tertib masing-masing tanpa convoy atau berkumpul,”tutur Ndaru, Rabu, (23/9), di Hotel Iryati Beach.

Selain itu Kapolres Ndaru juga berikan apresiasi terhadap antusian penyelenggara pemilu dan juga para peserta pasangan calon bupati dan wakil bupati terhadap komitmen untuk menjalankan protokol kesehatan dan menjaga ketertiban berjalannya pilkada. Ndaru berharap masing-masing pasangan calon pilkada dapat memberikan contoh yang baik dan menjaga masa atau pendukung masing-masing mematuhi semua aturan pilkada dan aturan protokol kesehatan Covid-19)

“Saya apresiasi semoga ini bisa kita laksanakan bersama. Karena di tangan bapak ibu sekalian tim pemenangan  yang disiplin adalah letak kita bisa ciptakan pilkada yang aman dan sehat. Bapak ibu bisa berikan kesadaran kepada masyarakat terutama pendukung agar taati protokol kesehatan, percuma di tindak hukum kalau masyarakat sudah terpapar covid-19, bagai nasi sudah jadi bubur”ujar Ndaru.

Komitmen bersama penyelenggara pemilu sudah disampaikan, untuk menciptakan pilkada yang aman dan damai. Ndaru juga mengatakana kan membagikan maklumat Kapolri tersebut kesetiap penyelenggara pemilu dan juga pasangan calon bupati dan wakil bupati kabupaten teluk Wondama, untuk di perhatikan dan ditindak lanjuti dengan baik.

Sebab kata Ndau, pilkada yang aman dan damai tak bisa di wujudkan oleh Polres Wondama saja tetapi seluruh dukungan ppenyelenggaran pemilu dan juga paslon serta pendukung dan simpatisan dari masing-masing paslon yang ada. (SR)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

21,718FansSuka
2,735PengikutMengikuti
17,400PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles