OKSIBIL, REPORTASEPAPUA.COM- Anggota Yonif Raider 509 Kostrad yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan (Satgas Pamtas) RI-PNG menghadiri acara adat bakar batu di Kampung Kiwi Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Jumat (27/12).

Selain mempererat tali silturahmi, bakar batu yang digelar oleh tiga kampung, yakni Kampung Kiwi, Kampung Pelebib dan Kampung Delphem juga bertujuan agar Satgas Pamtas dapat memahami budaya Papua.

Danpos Kiwirok, Letda Inf Erick Dakusa mengatakan, kehadirannya ini wujud silaturahmi dalam menghargai sekaligus menghormati kearifan lokal dan budaya masyarakat di wilayah perbatasan. Di mana tradisi bakar batu merupakan salah satu tradisi penting masyarakat di Papua.

“Bakar batu adalah ritual memasak bersama-sama warga satu kampung yang bertujuan untuk bersyukur dan bersilaturahim mengumpulkan sanak saudara dan kerabat. Kehadiran kami dari Satgas merupakan wujud kebersamaan antara personel dengan warga dalam kehidupan sosial budaya masyarakat di daerah perbatasan,” tuturnya.

Dia merasa bangga telah diundang dalam bakar batu di wilayah perbatasan.”Kami bangga, dengan undangan seperti ini warga sudah menjadikan Satgas sebagai bagian dari mereka,” terangnya.

Nelson T Napiwa, Kepala Distrik Kiwirok menuturkan, bakar batu ini sudah berjalan sejak dari nenek moyang dan ini harus ditaati secara adat dan harus dilestarikan. Dia pun mengapresiasi kehadiran Satgas ikut mengikuti acara tradisi yang dilakukan warganya.

“Terima kasih Bapak TNI atas kehadirannya, semoga kedekatan seperti ini terus terjalin dengan baik,” tutupnya. (Redaksi.adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here