Ketua DPD Gerindra : Tidak Lazim Logistik Surat suara Terlambat didalam Kota Jayapura

0
367

Jayapura, reportasepapua.com – Ketua DPD Gerindra Provinsi Papua, Yanni SH telah menyalurkan hak suaranya dengan melakukan pencoblosan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 01 Kelurahan Mandala, Distrik Jayapura Utara, yang tidak jauh dari tempat kediamannya.

Menurut Srikandi Partai Gerindra ini, hari adalah hari yang disambut dengan penuh semangat dengan harapan baru hampir seluruh masyarakat Indonesia baik di Papua, khususnya di Kota Jayapura.

“Moment ini sangat penting sehingga saya pun tadi pagi jam 10.15 WIT mencoblos di TPS 01 Kelurahan Mandala, Distrik Jayapura Utara yang ada di depan rumah saya. Tetapi ternyata TPS itu telah berubah, yang mana sebelumnya kita berapa kali melakukan pencoblosan di tempat itu. Kini TPS 01 berubah dan lokasinya pun berubah agak jauh dari rumah,” kata Ibu Yanni kepada Reportase Papua di TPS 01 Kelurahan Mandala, Distrik Jayapura Utara, Rabu (14/4/19).

Seperti kita ketahui lanjut Yanni, yang kita lihat di TPS ini jumlah DPT-nya diperkecil, sehingga terjadi perpecahan.

“Jadi saya bersama anak saya, dr. Irene harus berjalan agak jauh menuju TPS 01 untuk melakukan pencoblosan disitu,” ujar Yanni.

Bahkan kata Yanni, suasana pencoblosan di TPS 01 Kelurahan Mandal, cukup ramai karena antusias masyarakat untuk menyalurkan hak suaranya begitu besar.

Setelah melakukan pencoblosan, Yanni melanjutkan perjalanan menyelusuri Kota Jayapura untuk memantau jalannya pesta demokrasi yang dilakukan hari ini di Kota Jayapura.

Dimana ia menemukan banyak masyarakat yang sedang antri di TPS-TPS, tetapi tidak ada tanda-tanda suatu kegiatan pencoblosan.

“Setelah kita cek ternyata di TPS-TPS ini tidak ada logistik dan surat suara, sementara waktu sudah menunjukkan jam 10.30 WIT.

Bahkan ungkap Yanni, dari info yang ia dapatkan bahwa logistik untuk di Distrik Jayapura Selatan semuanya mengalami keterlambatan sehingga belum bisa dilaksanakan dan informasih dikatakan bahwa pencoblosan hari ini batal dan akan dilanjutkan besok, Kamis (18/4/19).

“Ini sesuatu yang menurut kami nggak lazim, sebab Kota Jayapura ini adalah ibu kota Provinsi Papua, kalau semua transportasi dibandingkan di kabupaten yang berada di wilayah Pegunungan yang geografisnya susah di jangkau, itu kita bisa pahami dan mengerti. Jadi seharusnya kendala ini tidak terjadi di Kota Jayapura,” ungkapnya.

Sehingga memang ini harus kita mendalam dimana faktor kendalanya sehingga menyebabkan keterlambatan.

“Nah, inikan sesuatu yang sangat tidak lazim, kok bisa terjadi seperti itu. Tetapi tentunya kita berfikiran positif untuk mencari tahu, apa kendalanya dan masalahnya,” jelasnya.

Pada kesempatan ini, Yanni pun menghimbau dengan adanya masalah seperti ini, harus tetap waspada jangan sampai terjadi potensi-potensi yang merugikan partai-partai, khususnya Partai Gerindra.

“Tapi saya yakin bahwa semuanya akan berjalan lancar dan penuh demokrasi. Sebab kita semua menjunjung suatu kejujuran,” ucapnya.

Apalagi kata Yanni, inilah saatnya kita menentukan pimpinan. Baik presiden, anggota DPR RI, DPD RI, DPR P,rovinsi dan DPR Kabupaten/Kota.

“Dan ini menjadi tanggungjawab kita semua sebagai penyelenggara, peserta, serta masyarakat untuk sama-sama mengawal, supaya pemilihan ini bisa berjalan dengan baik dan lancar,” harapnya.

Yanni menambahkan, jika pihaknya juga akan melakukan pengecekkan di kabupaten-kabupaten melalui pengurus Gerindra yang berada di 29 kabupaten dan kota. (Tiara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here