Ketua FKUB : Warga Jangan Mudah Terprovokasi

0
176

JAYAPURA, REPORTASEPAPUA.CM – Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kota Jayapura, Pdt. Willem F.L. Itaar, S.TH.,MH menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar tetap tenang serta tidak terpancing isu-isu provokatif terkait tindakan rasisme terhadap mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang.

Saat ditemui wartawan, Beliau mengatakan, Masalah rasisme yang menimpah saudara kita disana biarlah pemerintah yang menyelesaikan. Dan saat ini sudah ada langka dari pemerintah masing-masing daerah baik itu pemerintah Papua maupun Pemerintah Jawa Timur.

“Saya menghimbau agar kita bersama menjaga kedamaian kota ini, hindari diri dari demo-demo yang anarkis yang akan mengakibatkan tidak tentramnya masyarakat, mengganggu fasilitas umus, fasilitas pemerintah yang di bangun dengan uang rakyat, yang adalah uang kita bersama, mari kita jaga itu,” Tegasnya Jumat 23/08 Kemarin.

Ketua FKUB Kota Jayapura juga mengajak, seluruh lapisan masyarakat yang ada di Kota Jayapura untuk menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan yang telah dijalani selama ini di Papua.

“Damai itu indah, mari kita bergandengan tangan untuk menjaga kedamaian yang selama ini sudah terjalin harmonis tanpa terpengaruh dengan permasalahan di Surabaya dan Malang. kasus itu akan ada jalan baiknya apabila ada campur tangan Tuhan, sebab Tuhan tidak tidur,” ucapnya.

Pendeta yang juga anak asli Port Numbay ini juga mengaku bahwa Sebagai mana dalam Mazmur 121 menyatakan demikian “aku melayangkan mataku ke gunung-gunung dari manakah akan datang pertolonganmu”, sebagai orang percaya mari kita mengangkat hati iman percaya kita kepada Tuhan, dan bertanya kepadaNya untuk memberikan sebuah kepastian kedamaian dalam hidup dan kehidupan kita, dia pasti sebagai ALLAH pencipta langit dan bumi akan memberikan kepada kita ketenangan sebab dia tidak pernah tertidur dan kelelahan , Dia akan menjaga kita dengan gadahNya dan Dia akan menjaga keluar masuk kita sekarang sampai kekal selama-lamanya,” Tutupnya. (REDAKSI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here