Kisah Pahlawan Pembangunan Jalan Trans Papua Efrandi Hutagaol yang Tewas di Tangan OPM di Nduga

0
257

JAYAPURA, REPORTASE.COM – Dari 16 Korban Pembantaian Secara Keji dan Brutal yang dilakukan Oleh Egianus Kogoya Pimpinan OPM Wilayah Nduga.

Efrandi Hutagaol (29) Merupakan Pegawai BBPJN Wilayah XVIII Papua, sehari harinya bertugas di wilayah Nduga dan Wamena ini harus meregang Nyawa saat berada di Camp Pembangunan Jembatan Trans Papua Yigi.

Ucapan belasungkawa terhadap pahlawan Jalan Trans Papua, Efrandi Hutagaol (29) mengalir di media sosial, khususnya dikalangan pegawai Balai Besar Pembangunan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah XVIII Papua Terus Mengalir, Baik lewat Medsos Maupun Secara Langsung di Mimika.

Efrandi Hutagaol diketahui meninggal dunia, setelah aparat keamanan berhasil mengevakuasi jenazahnya dari Distrik Mbua ke Timika, Kabupaten Mimika, bersama dengan 6 jenazah lainnya, Jumat (7/12/2018) pagi.

“Memang benar salah satu kantong jenazah yang tadi pagi di evakuasi berisi Efrandi Hutagaol, yang merupakan staf di BBPJN Papua,” ungkap Kepala Satuan Kerja (Satket) Pembangunan Jalan Nasional (PJN) Wilayah IV Papua yang berbasis di Wamena, Togap Hariyanto Manik ketika dikonfirmasi melalui telepon celulernya, Jumat (7/12/2018) siang.

Togap Manik menjelaskan, bahwa Efrandi Hutagaol merupakan pegawai lapangan yang diandalkan olehnya, khususnya dalam proyek pembangunan Jalan Trans Papua.

“Jadi memang dia belum kita angkat sebagai aparatur sipil negara (ASN), namun dia sudah bergabung dengan BBPJN Papua sekitar tujuh tahun. Selama bekerja almarhum tak kenal lelah dan juga mengeluh, bahkan selalu siap bekerja di mana pun ditugaskan,” ucapnya.

Efrandi Adalah Pekerja yang Patut dicontoh karena Kegigihannya dalam Bekerja tanpa Mengenal Tempat, dirinya Dengan Senang Hati Ketika Melakukan tugas dan tanggung jawabnya.

Manik menambahkan, jenazah Efrandi Hutagaol selanjutnya akan diterbangkan ke Balige, Sumatra Utara, dikampung halamannya Selanjutnya dimakamkan.

“Saat ini kita tengah persiapkan keberangkatan jenazah ke kampung halamannya, bersama istrinya yang mendampingi jenazah disini,” kata Togap Manik, sambil menceritakan Efrandi Hutagaol baru menikahi Okta Manik satu tahun lalu.

Bagi Togap Manik dan pegawai BBPJN Wilayah XVIII Papua, Efrandi Hutagaol adalah pahlawan pembangunan jalan Trans Papua.

“Kita sangat berduka atas insiden ini. Efendi Hutagaol adalah pahlawan bagi kami. Pahlawan pembangunan Jalan Trans Papua, ” tegasnya. (anto)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here